Gedung LKBN Antara Bandung

3247.JPG

Gedung LKBN Antara Bandung
Nugraha R/PDR
BANGUNAN yang berada di antara persimpangan Jalan Naripan dan Braga itu merupakan salah satu hasil karya perancang kenamaan Belanda, Albert Frederik Aalbers. Letak gedungnya tak jauh dari gedung yang juga diarsiteki Aalbers dan dianggap sebagai karya terbaik sang arsitek, Gedung DENIS yang kini dipakai oleh Bank BJB.  Berbeda dengan kebanyakan bangunan di Jalan Braga yang berfungsi sebagai perkantoran dan pertokoan, gedung yang sekarang digunakan oleh Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara itu mulanya adalah tempat kegiatan sosial, yaitu Leger des Heils atau Bala Keselamatan.
 
Bala keselamatan merupakan pelayanan sosial gereja protestan yang didirikan William Booth dan berpusat di London, Inggris. Di Bandung, Bala Keselamatan pertama kali didirikan di Jalan Jawa pada 1920 dengan nama Hoofdkwartier van het Leger des Heils te Bandoeng. Setelah itu muncul Bala Keselamatan lainnya yang berfungsi sebagai panti asuhan, rumah sakit, dan sekolah, termasuk Leger des Heils di Jalan Braga pada 1936.
 
Keberadaan Gedung Leger des Heils tak terlepas dari perjalanan arsiteknya. Tahun 1928, seorang perancang asal Belanda yang nyaris bangkrut datang ke Hindia Belanda untuk mencari peruntungan. Pria bernama Albert Frederik Aalbers itu pun bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di Sukabumi hingga tahun 1930. Pada masa itu sedang tersiar wacana pemindahan ibu kota dari Batavia ke Bandung. Pembangunan di Bandung pun semakin gencar dan melibatkan perancang-perancang asal Belanda seperti  Thomas Karsten, J Gerber, dan CPW Schoemaker. Situasi tersebut dianggap peluang bagi Aalbers, dan dia pun pindah ke Bandung untuk berkerja sebagai arsitek lepas.
 
Pada 1935, setelah Aalbers membuka  kantor arsiteknya sendiri, ia mendapat kontrak untuk membangun Gedung DENIS. Setahun kemudian, Aalbers juga mendapat proyek untuk membangun Gedung Leger des Heils yang lokasinya berdekatan dengan Gedung DENIS. Sayangnya, belum diketahui berapa lama bangunan berlantai dua itu dipakai sebagai Bala Keselamatan sebelum akhirnya digunakan LKBN Antara untuk kantor Biro Jawa Barat pada 1972 sampai sekarang.
 
Meskipun tak setenar Gedung DENIS, Landmark, Bank Indonesia dan gedung lainnya di Braga, tetapi Leger des Heils tetap menjadi daya tarik di jalan yang dulu bernama Pedatiweg itu. Bentuk gedungnya melengkung mengikuti garis kelokan antara Jalan Naripan dan Braga. Lengkungan tersebut juga kerap disebut sebagai ciri khas rancangan Aalbers  seperti yang terlihat pada gedung karya Aalbers yang lain di antaranya Hotel Savoy Homann, Gedung DENIS, dan Gedung De Driekleur.
 
Selain digunakan untuk Kantor Biro Jawa Barat LKBN Antara, bagian depan Gedung Leger des Heils juga dipakai untuk rumah makan. Kondisi gedungnya masih cukup terawat dan bentuknya masih seperti aslinya. Gedung LKBN Antara telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemerintah Kota Bandung, berdasarkan Perda Kota Bandung No. 19 tahun 2009 dan tergolong bangunan cagar budaya kelas A. (FITRAH/PDR)
 
Alamat: 
Gedung LKBN Antara Bandung
Jl. Braga No.25, Braga, Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat
40111 Bandung Jawa Barat
Phone: (022) 4205640
Indonesia
Daerah: