Penerbit Al-Ma’arif

3021.jpg

Penerbit Al-Ma’arif
Foto:Nugraha R/PDR
BERDIRINYA penerbit Al-Ma’arif Bandung tidak lepas dari perkembangan pencetakan mushaf Al-Qur’an di Indonesia. Penerbit Al- Ma’arif didirikan oleh Muhammad bin Umar Bahartha sekira tahun 1948. Al- Ma’arif  menyusul generasi pertama pencetak Al-Qur’an di Indonesia yang dipelopri Abdullah bin Afif Cirebon bersama Sulaiman Mar’i yang berpusat di Penang dan Singapura, Salim bin Sa’ad Nabhan Surabaya dan Percetakan Al-Islamiyah Bukittinggi. 
 
Selain itu penerbit Al-Ma’arif adalah penerbit satu-satunya di Indonesia mendapatkan pesanan mencetak mushaf Al- Qur’an langsung dari kerajaan Arab Saudi pada waktu itu.  Salah satu produksi Mushaf  cetakan Al-Ma'arif, 1950-an yakni “ Kitab Tajwid” yang merupakan reproduksi cetakan Bombay dengan tambahan "Kitab Tajwid" di bagian akhir mushaf. Cetakan Bombay atau mushaf bombay memiliki cirri yakni gaya tulisan dengan harakat tebal. Jenis mushaf berhuruf tebal tersebut selama puluhan tahun digunakan oleh masyarakat Asia Tenggara, terutama hingga tahun 1970-an.  Al-Ma’arif tidak hanya mencetak Al-Qur’an, namun juga buku-buku keagamaan lain yang banyak dipakai umat Islam.
 
Bangunan yang didirikan sekira tanggal 14 Desember 1949 ini memiliki bentuk bangunan bergaya art deco dengan kolom-kolom yang kokoh dan dinding tebal terbuat dari batako, sejenis bata berukuran besar. Langit-langit toko ini cukup tinggi, sehingga ruangan yang tidak seberapa besar, seakan terasa luas ketika dimasuki. Selain itu pintu dan jendela sebagai ventilasi udara memiliki ukuran yang besar. Pada dasarnya bentuk bangunan  tidak mengalami perubahan yang signifikan. Sekira tahun 1990 dilakukan pemugaran untuk mengganti  bagian-bagian yang mengalami kerusakan seperti pintu depan dan jendela rumah termasuk kusennya  dahulu semua terbuat dari kayu jati sekarang diganti dengan kayu mahoni. Sekian banyak bagian yang diganti tinggal pintu dan teralis besi yang masih terlihat utuh. Pintu tersebut menghubungkan ruang etalase buku dengan kafe. Selanjutnya lantai ruangan sebagian diganti yang awalnya berukuran sekira 10 cm x 10cm menjadi berukuran 40 cm x 40 cm.  .
 
Seiring dengan munculnya penerbit-penerbit baru, maka penerbit Al-Ma'arif  memindahkan proses percetakannya ke Surabaya, sedangkan di Bandung hanya proses akhir saja. Kini penerbit Al-Ma’arif  tetap aktif sebagai penerbit dan percetakan, bahkan mencoba melakukan diversifikasi usaha dengan membuka kafe sekira tahun 2014.  (Nugraha Ramdhani/PDR)
 
Alamat: 
Penerbit Al-Ma’arif
Jalan Tamblong 48-50 Kel. Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Telp. 022-4207177
40111 Bandung Jawa Barat
Phone: 022-4207177
Indonesia
Daerah: