APPMI Jawa Barat Berharap Raperda dan Satgas Segera Terwujud

Bandung, (PR INFO) - Seperti diberitakan sebelumnya mengenai permintaan perlindungan pemerintah terhadap pekerja migran Indonesia, Biben Fikriana selaku Ketua Umum Asosiasi Pekerja Purna Migran Indonesia (APPMI) Jawa Barat mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah Jawa Barat sedang berusaha menyusun program terkait perlindungan pekerja dan purna migran Indonesia melalui Disnakertrans Jabar dan pansus VI DPRD Jawa Barat dengan melibatkan APPMI.

Program tersebut nantinya disusun agar terciptanya rancangan peraturan daerah (Raperda) mengenai perlindungan pekerja migran dan purnamigran Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. "Selain itu, APPMI pun mengusulkan untuk segera terbentuknya satgas yang melibatkan berbagai unsur termasuk APPMI," ujar Biben di Gedung Graha Merah Putih, Bandung, Selasa (16/6/2020).

Banyak sekali program yang sedang dirancang oleh APPMI untuk meningkatkan perlindungan, pemberdayaan hingga kesejahteraan purna-PMI Jawa Barat.

Pekerja migran asal Indonesia sangat banyak, kurang lebih 4,5 juta dan Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu pengirim PMI terbanyak di Indonesia.
Sedangkan jumlah purna-PMI yang ada di Jawa Barat diperkirakan lebih dari 1 juta orang.

Biben pun mengatakan bahwa APPMI Jawa Barat sendiri dibentuk sebagai wadah induk organisasi lain yang berkaitan dengan pekerja dan purnamigran Indonesia khususnya pekerja yang berasal dari Jawa Barat.

APPMI Jawa Barat didirikan pada tanggal 25 Juni 2018 di Bandung, dan saat ini berkantor di BLKPMI Jawa Barat Jalan Soekarno-Hatta 584 Bandung serta dalam waktu dekat akan berpindah ke Gedung Graha Merah Putih Jln. Ters. Buahbatu Bandung. "Jadi buat rekan-rekan purnamigran atau pekerja migran bisa saling sharing informasi di Kantor APPMI Jawa Barat," tutup Biben. (adv)