BCA BERKOMITMEN BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA ATLET PERAIH MEDALI OLIMPIADE 2012

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen penuh kepada kontingen Indonesia dalam ajang Olimpiade Musim Panas 2012. Komitmen BCA ini ditujukan dengan pemberian fasilitas perlindungan asuransi kesehatan kepada seluruh atlet yang meraih medali dalam ajang tersebut.

Penyerahan perlindungan asuransi ini diserahkan secara simbolis oleh Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA kepada Erick Thohir Chef De Mission (CDM). ”Hal ini merupakan bentuk komitmen dan implementasi program Bakti BCA dalam upaya mendukung pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga nasional,” kata Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA.

Asuransi ini diberikan kepada semua atlet Olimpiade 2012 yang berhasil meraih medali, baik emas, perak, maupun perunggu. Beragam jenis jaminan perlindungan diberikan, baik berupa perlindungan kesehatan, santunan kondisi kritis, santunan hari tua, hingga jaminan perlindungan kematian.

Perlindungan kesehatan yang diberikan kepada tertanggung hingga berusia 75 tahun adalah berupa perawatan rumah sakit kelas VIP, perlindungan 34 macam penyakit kritis dan juga perlindungan kecelakaan. Bila terkena salah satu kondisi kritis, tertanggung akan mendapatkan santunan. Santunan hari tua juga akan diberikan. Tidak ketinggalan, pemberian jaminan perlindungan kematian hingga usia 99 tahun. Layanan perlindungan asuransi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para atlet baik saat berlaga maupun saat mereka pensiun.

“Menjadi wakil Indonesia di ajang Olimpiade merupakan prestasi yang luar biasa bagi para atlet. Dan ini patut kami apresiasi dengan memberikan jaminan kesejahteraan di masa tua mereka. Dengan demikian, para duta bangsa yang kita banggakan ini dapat berkonsentrasi dan fokus dalam bertanding agar dapat menyumbangkan medali sebanyak-banyaknya guna mengharumkan nama bangsa Indonesia,” Jahja menambahkan.

Atas dukungan ini, Erick Thohir CDM Kontingen Indonesia di Olimpiade 2012 London, menyampaikan kegembiraannya atas kepedulian BCA terhadap masa depan atlet Indonesia. “Menjadi seorang olimpian perlu dedikasi dan kegigihan hati. Terkadang seorang atlet tidak dapat mengikuti beberapa proses yang harus dilalui orang lain untuk bekalnya nanti, seperti ujian sekolah dan lainnya, demi mempertahankan atau untuk meningkatkan peringkatnya di dunia olahraga yang ia geluti. Sebagian atlet memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan dari bonus yang ia peroleh. Sebagian lagi tidak. Sehingga menjadi atlet sepertinya tidak memiliki kepastian di masa depan. Untuk itu, kami CDM Indonesia di Olimpiade 2012 ingin memulai bahwa atlet setidaknya memiliki bekal yang pasti di hari tua nanti. Asuransi. Kepastian keuangan di hari tua setidaknya akan sedikit mengurangi beban pikiran para atlet, hingga apa yang harus mereka lakukan adalah berjuang dan terus berjuang. Kami sangat bergembira karena BCA mau mempelopori kepedulian terhadap atlet dengan suatu kepastian di masa depan. Semoga nanti akan banyak perusahaan keuangan atau asuransi lainnya di Indonesia, yang mau mengikuti jejak BCA,” ujar Erick.

Rita Subowo Ketua Komite Olimpiade Indonesia juga menyambut baik dukungan dari BCA, dengan merasa optimis, bahwa dengan dukungan seluruh komponen bangsa, persiapan dan pemberangkatan atlet Indonesia ke Olimpiade 2012 akan semakin lancar dan pengembangan olahraga pada umumnya akan mencapai keberhasilan sebagaimana yang menjadi harapan kita bersama.

“Semoga komitmen BCA untuk membantu memberikan jaminan bagi atlet di masa tua mereka dapat terus berlanjut, dan juga dalam mendukung berbagai kegiatan-kegiatan olahraga khususnya menghadapi event-event KOI kedepannya, tentunya melalui kerjasama yang saling menguntungkan,” harap Rita.

Olimpiade Musim Panas ke XXX dijadwalkan berlangsung di London, Inggris, Inggris, dari 27 Juli - 12 Agustus 2012. London terpilih sebagai kota tuan rumah pada 6 Juli 2005 pada Sidang IOC ke-117 di Singapura, mengalahkan Moskow, New York City, Madrid dan Paris. London akan menjadi kota pertama yang secara resmi menjadi tuan rumah Olimpiade modern tiga kali, setelah sebelumnya dilakukan sehingga pada tahun 1908 dan pada tahun 1948.

Bakti BCA

Melalui program Bakti BCA, BCA secara aktif mengembangkan berbagai kegiatan sosial antara lain dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan bantuan penanggulangan bencana alam. Pada periode 2011, BCA berpartisipasi aktif pada berbagai program dengan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga lain seperti Palang Merah Indonesia (PMI), World Wide Foundation (WWF) Indonesia, United Nations Children Fund (Unicef).

Berbagai program Bakti BCA dalam bidang pendidikan yang dilakukan secara berkesinambungan, antara lain: Program Pendidikan Akuntansi (PPA) non gelar sejak tahun 1996, Bakti BCA Terintegasi yang dikembangkan di Gunung Kidul (DI Yogyakarta), Tanggamus (Lampung) dan Taktakan (Serang) dan Beasiswa bagi mahasiswa Strata Satu (seperti UI, ITB, IPB, Unpad, UGM, Undip, Udayana, ITS, Unair, dan lain-lain).

Dalam bidang kesehatan, BCA secara aktif menyelenggarakan Kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh segenap karyawan dan manajemen BCA. Bekerjasama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK_Perdami) BCA memberikan layanan operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu di beberapa tempat di Indonesia. Bertepatan dengan HUT BCA ke-55, BCA meresmikan layanan kesehatan masyarakat di Klinik Duri Utara, Jakarta.

Bekerjasama dengan Pemda DKI dan Yayasan Buddha Tzu Chi serta beberapa mitra lain dilakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di kawasan Cilincing Jakarta Utara.

Impelementasi dukungan di bidang seni dan budaya diantaranya adalah pada pementasan Festival Dalang Bocah Tingkat Nasional 2012, Pementasan Wayang Orang, Pementasan opera Jawa Kolosal Matah Ati, pementasan wayang Shie Jim Khie, Borobudur Interhash, Jazz Gunung 2012 dan lain-lain. (AE-014)