Besarnya Peluang untuk Study di Australia

Bandung (PRINFO) - DR. Mustafa Saleh dari Bluesky Immigration and Student Consultancy Malaysia, didampingi Dwi Artiani, owner Bluesky Indonesia, malakukan kunjungan ke kantor Pikiran Rakyat, Sabtu 15/12 lalu dan diterima Manager marcom, Herman Yamashita. 
Dalam kunjungannya DR. Mustafa menyampaikan maksud kedatangan ke Bandung adalah untuk memenuhi undangan Guru Jabar Juara untuk menjadi salah satu pembicara di kegiatan Mahakarya Guru yang diadakan di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Jawa Barat Jl. Dr Radjiman Bandung, pada Minggu 16/12 kemarin. 
 
Pada kesempatan tersebut, DR. Mustafa  menginformasikan besarnya peluang pelajar Indonesia untuk melanjutkan study di Australia.
 
Study di Australia terbagi dua, Vocational Programme (Kejuruan) dan Higher Education Programme (S1, S2, S3). Kedua program tersebut tidak mensyaratkan ujian sariangan masuk (USM) layaknya perguruan tinggi di Indonesia, ujar DR. Mustafa.
 
Hal yang utama disiapkan adalah kemampuan bahasa Inggris, karena diperlukan IELTS score minimal 5 untuk vocational programme dan IELTS score minimal 6 untuk higher education programme. 
 
Untuk itulah Bluesky Indonesia yang merupakan cabang dari Bluesky Australia menyediakan kelas persiapan IELTS. Pendidikan bahasa inggris idealnya dimulai sejak usia dini, ujar Dwi Artiani menambahkan. (Marcomm)