Bosan Bocor Terus?

Di saat musim hujan, waterproofing atau pelapis antibocor menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari orang karena bocor mulai terdeteksi di sana-sini. Tetapi tahukah Anda, banyak dari pengguna yang mengeluh, sudah menggunakan waterproofing, rumah atau bangunan masih tetap bocor. Jika terjadi begini, masalahnya ada dimana?

Sebelum Anda membeli produk waterproofing, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu jenis waterproofing beserta peruntukkannya. Ini dikarenakan ada banyak produk waterproofing yang beredar di pasaran dan dapat membuat Anda bingung: mana produk yang tepat dibeli dan diaplikasi untuk menangani masalah bocor? Jangan sampai salah beli dan salah aplikasi.

Ardi Okta selaku Product Manager produk Waterproofing mengungkapkan bahwa selain memilih produk yang tepat, hal penting yang wajib Anda ketahui sebelum membeli waterproofing adalah ketahui sumber bocornya. “Ibarat penyakit, setiap sumber bocor itu beda obatnya. Ada waterproofing yang hanya bisa diaplikasi di bidang vertikal, ada yang di bidang horizontal tetapi tidak tahan panas dan cuaca, ada yang tahan panas bahkan terendam dalam air,” terang Ardi.

Untuk lebih lengkapnya, Ardi menerangkan beberapa jenis waterproofing beserta peruntukkannya.

1. Ultraproof UPR - 960
Produk ini paling cocok diaplikasikan pada area atap, genteng, talang air, serta area dinding samping vertikal. Produk andalan Propan Raya ini pun telah mendapat penghargaan Top Brand Indonesia. Ultraproof UPR-960 memiliki elastisitas yang tinggi dengan daya penguluran ±600%, tahan sinar UV, dan tahan air. Produk dapat ditinting sehingga Anda bisa memilih warna sesuai dengan keinginan.

2. Ultralastic UL - 920
Untuk area kamar mandi atau kolam ikan berukuran kecil yang sering mengalami kebocoran, produk Ultralastic UL-920 adalah jawaban yang paling tepat. Produk didesain untuk area yang terendam air dan terkena paparan air secara terus-menerus. Anda dapat mengaplikasikan produk Ultralastic UL-920 ini sebelum diberi coating (keramik) agar kebocoran dapat teratasi. Produk ini aman bagi lingkungan dan tidak beracun, sehingga aman walau terendam air.

3. Ultradry UD - 900
Sering kali Anda mendapati area rumah yang tidak terpapar air secara langsung tetapi memiliki tingkat udara sangat lembap sehingga kadar air pada dinding menjadi tinggi. Contohnya, parkir basement dan gudang atau ruang bawah tanah. Area tersebut cenderung memiliki kelembapan tinggi karena perputaran sirkulasi udara yang rendah, sehingga memunculkan berbagai macam kerusakan pada area dinding. Produk yang paling tepat digunakan untuk persoalan ini adalah Ultradry UD-900. Produk ini menjadikan tembok akan tetap kering dan tidak berjamur karena kemampuan uniknya yang akan melindungi dinding dari dalam. Ultradry UD-900 akan bekerja menahan masuknya air serta kelembapan pada tembok sehingga dinding akan selalu kering dan terbebas dari jamur.

4. Ultraflex Membrane UFM - 930
Produk ini sangat cocok diaplikasikan pada area rooftop terbuka yang memiliki kemungkinan sering terpapar air hujan ataupun sinar matahari secara langsung. Ultraflex Membrane UFM - 930 diformulasikan khusus untuk area dak benton terbuka yang sering terkena intensitas air yang tinggi. Keunggulan dari produk ini adalah dapat langsung digunakan tanpa harus dilapisi substrat lain. Cat berbahan dasar polyurethane acrylic ini mampu menutup keretakan dengan baik, tahan sinar matahari, dan kedap air. Produk ini dapat ditinting sehingga Anda memiliki banyak pilihan warna.

5. Ultraflex Cement
Produk ini lebih heavy duty jika dibandingkan dengan keempat produk waterproofing lainnya karena bisa menahan tekanan air yang lebih besar. Ultraflex Cement didesain khusus untuk area yang memiliki tekanan air yang tinggi seperti kolam renang. Pada area tersebut tekanan air lebih tinggi sehingga membutuhkan proteksi waterproofing lebih ekstra. Ultraflex Cement memiliki daya lekat kuat dan mudah diaplikasikan. Produk ini pun ramah lingkungan jadi tidak bermasalah jika sudah terendam air.

Ardi juga memaparkan bahwa produk waterproofing dari Propan Raya aman bagi lingkungan. “Seluruh produk waterproofing Propan Raya berpelarut air (water based) sehingga aman bagi lingkungan, tidak mengandung bahan kimia berbahaya, low VOC, dan tidak berbau. Jadi aman bila terkena air secara terus-menerus,” tambahnya.

Perlu dicatat bahwa perbaikan kebocoran lebih baik dilakukan sebelum musim penghujan datang. Atau, jika memang terpaksa di musim penghujan, jangan sampai waterproofing terkena tetesan air hujan yang bisa merusak filmnya. Jadi, dengan mengetahui titik bocor, sumber bocor, dan waterproofing yang tepat, waktunya mengucapkan bye bye bocor….

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website https://www.propanraya.com/id/produk/cat-anti-bocor/