Camp Dai Muda dan Camp For Moslema

Bandung (PRINFO) - Santri Nurul Fikri Boarding School Lembang menyelenggarakan event bernama Camp Dai Muda dan Camp For Moslema Teens. Ditujukan untuk seluruh Pelajar SMP SMA se-Indonesia (baik Swasta atau Negeri) dengan Camp Dai Muda (CDM) bagi putra dan Camp For Moslema Teens (CMT) bagi Putri.
 
Kegiatan yang mengusung tema "Reviving the soul and spirit of alphas in this vague millenial era" dan "The supremacy of youth to grasp the world" ini diselenggarakan dari tanggal 1 hingga 3 Maret 2019 bertempat di Kampus Putra NFBSL untuk pelaksanaan Camp Dai Muda dan di Kampus Putri NFBSL untuk pelaksanaan Camp For Moslema Teens. Bentuk kegiatan yang diselenggarakan yaitu acara untuk mempersatukan kembali narasi dan tujuan para pemuda bangsa dan memberikan kesempatan bagi pelajar Se-Indonesia untuk berkompetisi mengasah bakat dan kemampuan mereka. 
 
Sekitar 3000 orang menghadiri acara ini.  Kegiatan pada hari pertama berupa opening dan penampilan dari Santri Nurul Fikri sendiri. Pada hari kedua, seluruh santri dibekali materi kajian tentang keislaman oleh Syaikh Abdurrahman dan Syaikh Mahmud yang merupakan native speaker dari palestina dan mesir sebagai tenaga pengajar di Nurul Fikri. Selanjutnya ada Kompetisi Lomba berupa Orasi, Khitobah, speech, board art dan sebagainya. Para pemenang disetiap lomba diumumkan di hari ketiga pelaksanaan agenda ini. Tak lupa panitia memberikan doorprize lucky draw bagi peserta yang beruntung dengan hadiah berupa 4 gram emas dan tiket jalan jalan ke Malaysia selama 4 hari. 
 
Dan di hari terakhir pada Grand Closing merupakan acara puncak sekaligus penutupan Camp Dai Muda dan Camp For Moslema Teens seorang santri dari Nurul Fikri yang bernama Alvian Yapanto berorasi dan memimpin ikrar bahwa 3000 orang pelajar yang hadir dalam kegiatan ini bersumpah untuk menjaga persatuan bangsa, mencegah perpecahan, dan membangkitkan kembali semangat pemuda untuk menggenggam dunia kedepannya sehingga semua harapan dari acara ini bisa terwujudkan. Setelah itu audiens bersama sama menyanyikan lagu nasional Tanah Airku. Tangisan dari seluruh hadirin pada saat itu menambah rasa khidmat ditengah tengah agenda penutupan itu.
 
"Menurut saya, program ini sangat positif apalagi bagi kami para panitia yang bisa terjun langsung dari perencanaan, pengumpulan dana, dan pelaksanaan Camp Dai Muda dan Camp For Moslema Teens ini. Dan melalui kegiatan ini juga image dan citra para santri atau pelajar muslim di mata khalayak terutama bagi Siswa-Siswi diseluruh Bangsa Indonesia menjadi lebih baik". Ungkap Khodijah selaku ketua pelaksana Camp For Moslema Teens. (Marcomm)