Festival Film 3.0 SMA Trinitas Mulai Merangkul Kreativitas se-Kota Bandung

.
Bandung (PRINFO) - Pada Kamis lalu (20/12/18), bertempat di Aula SMA Trinitas digelar Festival Film 3.0. Acara tahunan yang berlangsung di SMA Trinitas kali ini lebih megah dan luas dari tahun-tahun sebelumnya. Menariknya, kali ini diadakan tidak hanya untuk intern saja, melainkan sudah menarik SMP se-kota Bandung. Tak kalah hebat, SMA Trinitas bersama dengan Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama dari awal hingga akhir acara, dimana UMN adalah salah satu universitas swasta yang sudah diakui bakatnya dalam bidang teknologi dan komunikasi, khususnya dalam perfilman.  
 
Acara Festival Film ini dibuat dengan tujuan mewadahi kreativitas kalangan pelajar di Bandung khususnya dalam pembuatan film pendek, serta dalam pemanfaatkan teknologi kearah hal yang berguna. Sejak diadakan tahun 2016, Festival Film ini terus dikembangkan menjadi acara tahunan. Banyak perkembangan yang terlihat, mulai dari layar yang digunakan hingga kehadiran bintang tamu yang tak kalah menarik. Acara kali ini dihadiri seorang komika keluaran SUCI 6, Kamal, menjadi suatu kebanggaan tersendiri untuk SMA Trinitas. Tak lupa partner dalam acara ini adalah UMN, dimana mereka sangat membantu mulai dari workshop pembuatan film pendek sampai penjurian dalam Festival Film 3.0.  
 
Acara yang sudah disiapkan sejak bulan September ini mendapat respon yang baik dari berbagai pihak, khusunya para peserta. Total ada 28 film yang diikut sertakan dalam Festival ini. 
Penilaian sepenuhnya dilakukan oleh juri dari UMN, dengan para juri yaitu Bapak Kus Sudarsono S.e.,S.Sn. sebagai Ketua Prodi Film UMN, Ibu Anita, S.Pd., M.F.A.  sebagai Sekretaris Prodi Film UMN, dan Bapak Kemal Hasan, S.T.,M.Sn.  sebagai Manager UMN Picture dan Dosen Prodi Film UMN. Karena ada halangan maka mereka tidak dapat hadir secara langsung, sebagai gantinya mereka menyiapkan sebuah video berkenaan dengan aspek penilaian “Tetap berkarya, ini hanya suatu perjalan awal untuk menitih karir di industri film. Jangan pernah berhenti berkarya. Ditunggu karyanya,” ucap Bapak Kus Sudarsono dari tayangan video menyemangati para peserta disana. 
 
Penilaian mencakup tiga kategori yaitu tema, visual, dan audio.  Tema harus dibuat semenarik mungkin, dengan story telling yang baik pula. Visual berkaitan dengan gerakan kamera, dibuat sehalus serta sudut pandang yang tepat pula. Terakhir, audio, yang terpenting adalah suara dapat  terdengar jelas. Dihasilkan 4 film dari SMP yaitu “Friends” (SMPK Bina Bakti), “Voyage” (SMPK Bina Bakti), “Life” (SMP Waringin), dan “Vendeta D'amore” (SMP Yos Sudarso) juga 7 film dari SMA yaitu “Ashila”, “Penyu”, “The Invisible”, “Chandana”, “Bingung”, “Question”, dan “Salah”, yang diambil sebagai finalis. Terdapat 9 nominasi, yaitu Best Editor, Best Director, Best Script Writter, Best Suporting Cast, Best Cinematography, Best Actor, Best Actress, dan terakhir Best Sound Design. Tak lupa para penonton juga ikut menilai dalam kategori Film Terfavorit. 
 
Best Editor dari SMA diraih oleh film “Chandana” dan dari SMP diraih oleh film “Life”. Best Director dari SMA diraih oleh film “Question” dan dari SMP oleh film “Life”. Best Script Writter dari SMP diraih oleh film “Life” dan dari SMA diraih oleh film “Chandana”. Best Cinematography dari SMP diraih oleh film “Friends” dan dari SMA diraih oleh film “Penyu”. Best Actor diraih oleh film “Question”, sedangkan untuk nominasi Best Actress dari SMP ada dari film “Friends” dan dari SMA dari film “Bingung”. Best Suporting Cast dari SMP diraih oleh film “Friends” sedangkan dari SMA diraih oleh film “Penyu”. Best Sound Design dari SMP diraih oleh film “Voyage” dan dari SMA oleh film “Chandana”. Tak lupa Film Terfavorit dari kalangan SMP diraih oleh film “Life” serta dari SMA diraih oleh “Penyu”.
 
Sebagai puncak acara, ada satu kategori lagi yaitu Best Overall dimana pemenang mendapatkan hadiah yang disponsori oleh kampus UMN. Dari kalangan SMP, sebagai juara 3 diraih oleh film “Friends”,  juara 2 oleh “Voyage”, dan juara 1 oleh “Life”. Khusus kalangan SMA hadiah yang diberikan cukup menjanjikan yaitu beasiswa dari UMN sendiri. Juara 3 diraih oleh  film “Chandana”, juara 2 diraih oleh film “Bingung” dan yang ditunggu adalah juara 1 dari film “Penyu”. Jangan berkecil hati, karena semua finalis juga diberi apresiasi dan mendapatkan sejumlah uang yang juga disponsori oleh kampus UMN. (Marcomm)