Jakarta Fair Kumpulkan Ratusan Kantong Darah Lewat Program CSR

Sejak pertama kali Jakarta Fair Kemayoran 2018 dibuka pada 23 Mei lalu, kegiatan donor darah pun turut dimulai. Aksi donor darah yang digelar di area Gambir Expo, berkerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) pun mendapatkan respon positif dari pengunjung tahun ini. Dalam data yang dimiliki oleh panitia penyelenggara, tahun ini Jakarta Fair pun berhasil mengumpulkan 500 kantong darah dengan ukuran 350cc.

Hasil ini pun menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, peningkatannya mencapai hingga 150%. Melalui peningkatan ini, Jakarta Fair pun berhasil memberikan wujud nyatadalam tanggung jawabnya kepada sosial.

Donor darah sendiri merupakan salah satu kegiatan dari program Coorporate Social Responsibilty (CSR) untuk Jakarta Fair. Kegiatan donor darah ini pun sudah rutin dilaksanakan selama beberapa tahun ke belakang dan menjadi komitmen bagi PT. Jakarta International Expo untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

Sementara itu, menurut Ralph Scheunemann selaku Marketing Director PT. JIExpo, berharap ratusan kantong darah yang telah terkumpul pun akan bermanfaat bagi orang banyak. Setelah ini, ratusan kantong darah tersebut pun akan diserahkan langsung kepada PMI, agar bisa langsung dimanfaatkan. “Ratusan kantong darah yang terkumpul, nanti kita akan serahkan (kepada PMI).

Program ini menunjukkan bahwa selain sisi komersialisasi yang ditonjolkan, kegiatan sosial pun kita lakukan,” ujar Ralph. Sedangkan di sisi lain, menurut Yahya selaku HR Manager, kegiatan donor darah yang termasuk dalam program CSR bukan lagi menjadi program sampingan. Melainkan telah menjadi program pokok yang akan terus dilaksanakan setiap tahunnya.
“Ini sudah rutin kita lakukan setiap tahun, jadi telah menjadi acara pokok. Bahkan telah menjadi agenda penting dalam gelaran Jakarta Fair setiap tahunnya,” tutur Yahya.

Bagi sejumlah pengunjung, kegiatan donor darah ini pun diharapkan dapat bertahan di penyelenggaraan Jakarta Fair tahun berikutnya. Seperti yang disampaikan oleh Nindy (26), pengunjung yang turut mendonorkan darahnya. Baginya, kegiatan semacam ini bisa memberikan dampak dan manfaat yang besar pada sesama. “Senang aja sih kalo dari saya pribadi, ngelihatnya. Jakarta Fair gitu, yang terkenal sama hingar bingarnya, tapi juga mengadakan kegiatan seperti ini. Jadi kan bermanfaat dengan banyaknya orang yang datang,” jelasnya.
Selain mengadakan kegiatan donor darah, setiap tahunnya Jakarta Fair juga menjalankan program peduli anak yatim, dengan mengundang ribuan anak yang berasal dari berbagai yayasan maupun panti asuhan yang tersebar di Jabodetabek.

Tahun ini, program peduli anak yatim pun telah berjalan dengan lancar. Total sebanyak 1.591 anak telah diundang untuk ikut merasakan keseruan Jakarta Fair, dengan ikut menikmati berbagai wahana. Berbeda dengan kegiatan donor darah yang berlangsung hingga 1 Juli, program peduli anak yatim pun berakhir pada Selasa, (26/6) lalu.