Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Bangun Layanan Elektronik

Bandung, (PR INFO) - Dampak pandemi virus corona (Covid-19) bagi masyarakat begitu terasa. Semua aspek pelayanan publik terpaksa harus terganjal oleh virus yang telah membunuh banyak nyawa di dunia itu.

Meskipun demikian, hal tersebut ternyata tak menjadi kendala bagi Direktur Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Suyus Windayana (52) untuk membuat inovasi baru. Ya, pria kelahiran Bandung 17 Juni 1967 itu dapat mewujudkan konsep  layanan pertanahan elektronik.

"Layanan ini menjadi penting karena sangat membantu masyarakat dan dunia usaha dalam pengurusan segala hal yang berkaitan dengan pertanahan. Jadi protokol Covid-19 tetap harus kita laksanakan. Di mana tidak boleh mengumpulkan orang," ucap Suyus, Jumat (15/5/2020).

Pria lulusan Teknik Geodesi ITB tahun 1986 ini pun memiliki cita-cita di masa mendatang di mana layanan pertanahan bisa dilakukan full elektronik. Dengan begitu, tidak akan terjadi lagi pungutan liar saat melakukan pengurusan tanah.

“Jika ada aparat kami yang terlibat pungutan liar, kami menerapkan standar aturan yang tegas, jadi kalau ada isu-isu mengenai pungli dilaporkan saja ke kami. Kami sangat serius sekali untuk mendukung reformasi birokrasi,” ujar mantan Kepala Pusdatin dan LP2B ini.

Tak lupa ayah dari ayah dari dua putra dan dua putri ini berharap pandemi virus corona Covid-19 bisa segera berakhir. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal kembali. (adv)