Khitan Massal “Manuk Hiber” 2018

Purwakarta (PRINFO) - Lebih dari 30 anak calon peserta khitan mengikuti khitan massal tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Senyum Indonesia pada Sabtu-Minggu, 22-23 Desember 2018. Khitan massal itu dinamai ‘Manuk Hiber’ dengan tema Khitan di Negeri Dongeng. 
 
Kegiatan khitan dilangsungkan di tiga tempat berbeda, yaitu Desa Sinargalih, Kec. Maniis, Purwakarta; Desa Mekarjaya, Kec. Cikalongkulon, Cianjur; dan Desa Parungbanteng, Kec. Sukasari, Purwakarta yang merupakan tempat acara puncak dari Manuk Hiber 2018.
 
Pada Sabtu (22/12) relawan Senyum Indonesia berjumlah sekitar 70-an yang tergabung dalam komunitas sosial mahasiswa muslim se-Bandung Raya mengenakan kostum super hero dan berpawai keliling Desa Parungbanteng. Peserta khitan dan anak-anak sekitar langsung menggunakan properti yang dibuat dan membuat yel-yel yang berhubungan dengan kostum yang dibuat didampingi oleh relawan sebagai mentor. 
 
Sebelum melaksanakan proses khitan, peserta khitan dan orang tuanya melakukan sesi foto bersama talent superhero dari relawan. Setelah itu, menunggu dipanggil oleh tim dokter untuk melakukan proses khitan. “Alhamdulillah, senang banget, ini merupakan kesempatan yang luar biasa dan istimewa, karena di kampung sulit melaksanakan acara khitan massal seperti ini,” ucap Uwar yang merupakan salah satu orang tua khitan massal.
 
Pria asal Kampung Cimanggu, Desa Parungbanteng ini berujar bahwa ia sangat mendukung dan sangat serasi dengan harapan-harapan masyarakat. Ia juga berkata kegiatan ini memudahkan masyarakat kecil untuk melaksanakan khitan, menambah wawasan, dan memberi pencerahan bagi masyarakat. 
 
Ketua Pelaksana Manuk Hiber 2018 yaitu Mochamad Alghifari (Alghi), yang merupakan mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung angkatan 2016, mengatakan bahwa kegiatan ini membawa banyak manfaat, mulai dari anak-anak peserta khitannya, orang tua peserta khitan, anak-anak remaja dan masyarakat serta untuk para relawan itu sendiri.  Karena selain khitan massal, dilaksanakan pula daurah anak, balai pengobatan gratis, pawai, tabligh akbar, lomba kemasyarakatan, dan pasar rakyat.
 
Seperti pada baksos-baksos sebelumnya, Senyum Indonesia tak sendirian dalam menyelenggarakan khitan dan balai pengobatan gratis untuk masyarakat. Senyum Indonesia bekerja sama dengan DKM Asy-Syifaa' RSHS – FK UNPAD sebagai tenaga medisnya. Adalah hal yang tak mudah bagi mereka untuk bisa datang dan mempersiapkan mental menuju lokasi Manuk Hiber 2018 sehingga perjuangan mereka selama ini memang patut diacungi jempol.
 
Alghi berharap agar anak-anak khitan bisa menjadi insan-insan mulia yang dapat bermanfaat bagi nusa dan bangsa, untuk para masyarakatnya agar terjalin ukhuwah antara relawan dengan masyarakat di sini. Kemudian, ia juga mengucapkan ungkapan terima kasih untuk para relawan atas dedikasinya yang tinggi, pengorbanannya yang luar biasa, tetap semangat untuk berbagi kebaikan. “InsyaAllah, kita akan mendapatkan manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat,” ucapnya. (Marcomm)