Memasuki Provinsi ke-5 Inazuma Tetap Stabil

KENDARAAN Suzuki Inazuma 250 cc ketika dibawa touring Jakarta-Bali saat memasuki provinsi kelima setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta dan Jawa Timur tetap stabil dan menunjukkan ketangguhannya. Tidak ada keluhan berarti dari para peserta ke-20 orang wartawan nasional yang menjadi BIKERS dadakan ini sejak melewati kota-kota besar seperti Jakarta-Bandung-Tasik-Banjar-Purwokerto-Wonosobo-Magelang-Jogja-Ngawi-Magetan.

Bahkan dalam cuaca ekstrim panas seperti di Kawasan Bekasi-Karawang atau diguyur hujan deras saat memasuki perbatasan Jawa Tengah kendaraan ini tetap dapat dipacu dengan stabil antara 70-80 km perjam. Yang mengejutkan adalah penggunaan bahan bakar Premium yang cukup irit dimana pada awal-awalnya para wartawan termasuk Pikiran Rakyat dan PRfm menggunakan BBM sekitar 20-22 km/liter di DKI-Jabar, saat memasuki DIY-Jateng bisa mencapai 30-37 km/liter.

Penggunaan BBM yang kian irit ini dimungkinkan karena jalanan yang mulus dan lancar di jalur selaatan serta para BIKER semakin menguasai cara menggunakan Inazuma yang nyaman saat dikendarai. Suspensi yang empuk saat dikendarai membuat roda dua ini tidak membuat lelah para pengemudi maupun yang duduk dibelakang (dibonceng). Hal yang mengejutkan adalah ketika akan meninggalkan Kota Jogjakarta sekitar 300 BIKERS kota gudeg mengiringi ke 10 Inazuma 250 sejak dari kawasan wisata Keraton Jogja hingga ke Candi Prambanan.

Selepas perbatasan DIY-Jawa Tengah jalanan yang mulus membuat para wartawan bisa lebih leluasa memacu kendaraannya dengan rata-rata kecepatan 80 km perjam. Bahkan seorang wartawan lokal Jogja Heru sempat memacu kendaraannya sampai kecepatan 132 km/jam di malam hari ketika mendengar berita duka dari keluarganya di Kaliurang. Kecepatan tertinggi yang dicapai Pikiran Rakyat dan PRfm adalah sekitar 120 km/jam dan ini dicapai di jalan lurus siang hari di sekitar Karawang-Purwakarta serta di sekitar Ciamis-Banjar.

Hingga saat ini sudah sekitar 200 unit kendaraan dipesan oleh masyarakat dari berbagai pelosok dari target sekitar 300 unit dengan harga berkisar Rp 46 juta on the road. Diperkirakan uang muka sekitar rp 13 jutaan dan cicilan perbulan antara rp 2-3 jutaan. Untuk pemesanan cukup dengan Rp 2 juta saja pembeli bisa masuk dalam daftar inden dan barang dikirim sebulan kemudian.(AE 02/ AE 06/ Donny Amantino Manap).***