Mini Expose PT Cipaganti Citra Graha, Tbk Bursa Efek Indonesia- Jakarta

JAKARTA, Kamis 11 Oktober 2012 PT. Cipaganti Citra Graha, Tbk, diwakili oleh Direksi dan Komisaris, memantapkan diri menjadi perusahaan terbuka. Bersama Director Of Bursa Efek Indonesia Bpk. Hoesen didampingi Head of Listing Ibu Umi Kulsum beserta Team Management BEI, CEO Cipaganti Group Andianto Setiabudi beserta BOD dengan mantap memaparkan Visi dan Misi perseroan dalam bentuk presentasi minimalis yang bertema “Cipaganti Road to Public Company - From Bandung with Global Spirit”, dengan Agenda Presentasi melingkupi Profil & Sejarah Perusahaan, Kegiatan Usaha, Prospek & Strategi Pengembangan Usaha, Kinerja Keuangan, Proyeksi Keuangan, dan Struktur Penawaran Saham.

PT. Cipaganti Citra Graha berencana melepas 23%-25% saham ke publik dengan target dana hasil penawaran saham perdana sekitar Rp250 miliar-Rp300 miliar yang akan digunakan 85 % untuk menambah 1.500 unit armada baru dan 15 % digunakan sebagai tambahan modal kerja, Penambahan armada dengan rincian unit shuttle & travel 350 unit, Rental & Cargo 200 unit, Bus Pariwisata 50 Unit dan untuk Taksi Regular & Premium 900 unit. Per Juni 2012 aset Perseroan Rp 1,2 triliun dengan jumlah armada 3000 unit. Total Armada pasca IPO menjadi 4500 Unit. Perseroan menunjuk PT Woori Korindo Securities sebagai penjamin pelaksana emisi dan diharapkan dapat efektif pada Desember 2012 dan pencatatan saham perdana pada Januari 2013.

Keunggulan kompetitif Perseroan adalah memiliki jaringan pemasaran secara nasional, dimana pada setiap kantor cabang dapat melakukan Cost Sharing dan Maximum Income transportasi terpadu (Shuttle, Travel, Rental, Bus Pariwisata, Tour & Ticketing, Paket & Cargo serta Taksi Regular dan Premium) yang saling Bersinergi, juga untuk persewaan alat berat saat ini dilakukan perluasan target market ke bidang Konstruksi, infrastruktur dan Kehutanan. Prospek bisnis Perseroan yang bergerak di bidang transportasi dan persewaan alat berat berbasis pada kekuatan Ekonomi dalam negeri, mobilitas dan aksesibilitas potensi 250 juta penduduk dan kekayaan sumber daya alam Indonesia. (Saci/ Donny Amantino Manap)***