Signify Tampilkan Luminer Cetakan 3D untuk Pertama Kalinya di Indonesia

Jakarta (PR INFO) – Sebagai bagian dari rangkaian misi dagang Belanda selama kunjungan Kenegaraan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima dari Belanda, Signify, pemimpin dunia di bidang pencahayaan, unjuk kemampuan mencetak Luminer 3D untuk pertama kalinya di Indonesia.

Saat ini, Indonesia menjadi negara ketiga di luar Eropa, di mana Signify akan memproduksi Luminer cetakan 3D. Pabrik cetak 3D yang akan didirikan tak jauh dari Jakarta, juga akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan Signify untuk kawasan ASEAN.

“Menggunakan teknologi pencetakan 3D untuk memproduksi Luminer sama-sama menguntungkan bagi pelanggan kami dan bagi lingkungan,” kata Country Leader Signify Indonesia Rami Hajjar. “Pelanggan kami dapat menciptakan Luminer LED sesuai keinginan mereka, sedangkan kami mendaur ulang dan mencetak ulang Luminer dengan cara yang jauh lebih berkelanjutan,” ucapnya menambahkan.

Signify akan menggunakan polikarbonat formulasi khusus, yang dapat didaur ulang di fasilitas Signify untuk mencetak atau mencetak ulang Luminer yang didesain sesuai pesanan. Dengan menggunakan polikarbonat yang dapat didaur ulang sebagai bahan dasar dibandingkan logam sekali pakai, Signify mampu menurunkan jejak karbon manufaktur sebesar 47% (tidak termasuk elektronik dan optik).

“Di Signify, kami menerapkan prinsip ekonomi sirkular, yang menekankan daur ulang, sehingga model bisnis kami semakin berkelanjutan. Mesin cetak 3D untuk Luminer kami memungkinkan kami untuk sepenuhnya menggunakan kembali bahan dasar, menyisakan sangat sedikit limbah dan menghasilkan siklus hidup produk yang sepenuhnya hijau,” tambah Rami.

Dalam kunjungan singkat Raja dan Ratu Belanda ke stan Signify, Direktur Marketing Signify Indonesia Burhan Noor Sahid, menyoroti kegiatan perusahaan di Indonesia dan layanan pencetakan 3D untuk Luminer yang dapat didesain sendiri. Ia juga mengungkapkan komitmen Signify dalam membawa inovasi terbarunya ke Indonesia, serta kontribusi positif yang diberikan untuk hubungan kedua negara. (adv)