STIMLOG Luluskan 31 Sarjana Logistik Pertama di Indonesia


Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) merupakan sekolah tinggi pertama di Indonesia yang fokus pada keilmuan Bidang Logistik dan Supply Chain Management yang lulusannya bergelar Sarjana Logistik (S.Log). Memiliki dua program studi yaitu Manajemen Logistik dan Manajemen Transportasi dengan jenjang S1 berakreditasi B, STIMLOG baru saja menggelar wisuda pada 22 Februari 2018 yang lalu pada 31 Sarjana Logistik pertama di Indonesia. “Kami bersyukur bahkan 20% lulusan sudah diterima bekerja sebelum wisuda di perusahaan – perusahaan seperti PT. Sinarmas Logistik, PT. Ritra Logistik, PT. Bangun Indah Perkasa Sentosa, PT. Pos Indonesia Reg 4,  PT. Iruna Logistik dan PT. APL Logistik.,” ujar Ketua STIMLOG, Nurlaela Kumala Dewi, S.T., M.T.
Dalam acara wisuda terseut, Ketua Yayasan Pendidikan Bakti Pos Indonesia (YPBPI), Haryanto yang menaungi STIMLOG, mengungkapkan bahwa YPBPI  sangat mendukung upaya STIMLOG untuk mengembangkan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi karena STIMLOG harus membangun proses pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas lulusan sebagai bekal keberhasilan entrepreneurship di tengah masyarakat.

Sesuai visi misinya, STIMLOG berupaya keras merumuskan kurikulum dan terutama mempraktekan metoda pembelajaran yang efektif inovatif agar menjamin mahasiswa mencapai kompetensi yang telah dirumuskan yang menekankan pembelajaran pada life skill, learning dan innovation skill dan media, information dan technology skill.
STIMLOG memiliki metoda pembelajaran collaborative learning dimana dari awal semester-1 mahasiswa dalam kelompok mendapatkan tugas proyek dimana mahasiswa harus menyelesaikan masalah nyata di lingkungannya  menggunakan ilmu yang dipelajarinya di semester tersebut. Proyek setiap semester tersebut terintegrasi antar semester dan secara bertahap mahasiswa akan memahami manajemen logistikatau pun manajemen transportasi logistiksecara konstruktif dan mengaplikasikan keilmuannya.  Metoda "collaborative learning ini sangat efektif dalam mencapai kompetensi yang dirumuskan" ujar Rachmawati Wangsaputra, Ph.D. Wakil Ketua STIMLOG

Diharapkan para wisudawan/wati STIMLOG dengan memahami kerangka pengembangan dirinya dapat secara bertahap melalui proses pembelajaran berkelanjutan terus mengasah kemampuannya pemahamannya dalam social skill, thinking skill(analytical thinking-critical thinking-creative thinking dan caring thinking) dan metacognitive skill. ***