Tonggak Sejarah Baru Crown Group

4563.jpeg

GM Strategic & Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings Group, Bagus Sukmana.

 

Bandung (PRINFO) - Menyusul kesuksesan peluncuran dua menara hunian yang ikonik di Sydney, yaitu Eastlakes Live senilai Rp 10 triliun dan Mastery by Crown Group di kawasan Waterloo, Crown Group saat ini membidik empat lokasi berbeda untuk pembangunan proyek-proyek hunian terbarunya di tahun 2019.

“Tahun 2019 ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam sejarah korporasi. Untuk kali pertama, kami akan memulai ekspansi global yang telah kami rencanakan sebelumnya,” ungkap CEO Crown Group, Iwan Sunito.

Untuk kali pertama, Crown Group akan mengerjakan proyek hunian terbarunya di empat lokasi berbeda di luar Sydney senilai Rp 50 Triliun. “Kami akan membawa keahlian dan pengalaman kami selama lebih dari 20 tahun ke empat lokasi yang terletak di tiga negara berbeda, yaitu Melbourne dan Brisbane di Australia, Los Angeles di Amerika Serikat, dan Jakarta Indonesia,” ujarnya menambahkan.

Proyek-proyek tersebut akan menampilkan gaya desain yang berbeda-beda sesuai karakter wilayah masing-masing. Proyek hunian di Southbank, Melbourne, akan menjadi proyek Crown Group pertama yang berada di luar Sydney.

Di Melbourne yang juga dikenal sebagai kota “pelajar”-nya Australia, Crown Group berencana untuk membangun 152 unit apartment di Stuart Street yang berdekatan dengan kawasan Southbank. Sedangkan yang kedua akan berada di kawasan West Side, Brisbane. Proyek hunian di West Side, Brisbane akan mengusung konsep River Front bergaya resor dengan empat menara hunian.

Los Angeles, Amerika Serikat, akan menjadi kota ketiga yang dituju oleh Crown Group dalam pengerjaan proyek hunian terbarunya. Di Los Angeles, Crown Group akan memulai pembangunan menara hunian ikonik di kawasan CBD LA.

Sementara itu, khusus untuk Indonesia, Crown Group akan berusaha mewujudkan mimpi terpendamnya untuk bisa membangun menara hunian ikonik. “kami akan membangun menara hunian dengan konsep sea front bergaya resor yang akan menjadi kawasan beach club pertama di Ancol, Jakarta,” tutur Iwan.

Proyek senilai Rp. 8,7 trilun ini akan didesain oleh arsitek kelas dunia, Koichi Takada yang mendesain Infinity by Crown Group di Sydney Australia. “Kami berusaha menjadikan kawasan Ancol sebagai kanvas besar untuk para arsitek kaliber dunia melukiskan imajinasinya,” tutup Iwan Sunito.

Saat ini Crown Group sedang menyelesaikan 4 proyek ambisius nya di Sydney yaitu Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, Eastlakes Live by Crown Group dan Mastery by Crown Group.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman di www.crowngroup.com.au. (adv)