Warung Koflok, Garap Pasar Komunitas

Bandung (PRINFO) - Salah satu kultur unik yang dimiliki oleh orang Bandung ialah senang nongkrong dan ngobrol. Hal ini turut memicu tumbuhnya banyak komunitas dengan anggota orang-orang yang memiliki hobi sejenis. Para anggota komunitas ini kerap mencari tempat berkumpul yang nyaman saat melakukan kopi darat. Menyadari hal tersebut, Warung Koflok yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim nomor 25 Bandung, berfokus untuk menjadi wadah bagi para komunitas di Kota Bandung.
 
 
Menonjolkan tempat yang nyaman, Warung Koflok menawarkan beragam makanan Nusantara, camilan dan minuman dengan harga terjangkau. "Kami yakin banyak orang yang saat ini mencari tempat berkumpul yang nyaman namun tetap ramah di kantong. Warung Koflok ingin mewadahi para komunitas yang membutuhkan hal tersebut,” ujar pemilik Warung Koflok, Gunawan saat ditemui di peresmian Food Truck Warung Koflok, Sabtu (9/03/2019) lalu.
 
Penambahan fasilitas food truck ini merupakan bukti komitmen Warung Koflok untuk terus memuaskan pelanggannya dan mewadahi para komunitas. Ke depannya mobil makanan ini bisa hadir di setiap titik kumpul komunitas yang kebanyakan berganti-ganti lokasinya. Fasilitas ini disambut baik oleh para komunitas di Bandung.
Diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi dan dihadiri oleh beberapa komunitas seperti Eco Transport Indonesia, Gowes Baraya Bandung, dan Tiger Association Bandung, peresmian Food Truck Warung Koflok berlangsung meriah.
 
Wakil Ketua Umum Gowes Baraya Bandung Rannu Kaznu mengungkapkan pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran Warung Koflok. “Kami dari sisi komunitas sepeda sangat senang karena ada cafe harga terjangkau yang bisa memfasilitasi kumpul-kumpul kami,” lanjutnya.
 
Gunawan menambahkan food truck juga bertujuan untuk menjemput bola dan memenuhi permintaan komunitas atau menjangkau berbagai event yang lokasinya jauh dari outlet. “Dengan konsep open kitchen, konsumen akan mendapatkan makanan yang lebih fresh dibandingkan memesan nasi kotak karena makanan dimasak di lokasi event, juga ditawarkan ragam makanan yang lebih bervariasi,” katanya. (DT/adv)*