YCAB dan HSBC Memberdayakan 4132 Pelajar SMK Bandung

Bandung, (PR INFO) – Sejak tahun 2015, HSBC Indonesia bersama YCAB Foundation (Yayasan Cinta Anak Bangsa) berupaya menanggulangi masalah pengangguran dari lulusan SMK dengan menyelenggarakan proyek pendidikan bernama Anak Bangsa Siap Berkarya (ABSB). Program sepanjang lima tahun ini bertujuan untuk membekali murid SMK yang berasal dari kalangan prasejahtera dengan keterampilan kesiapan kerja dan pengetahuan kewirausahaan. Ada dua jenis subprogram dalam ABSB, yaitu Ready to Work yang memberikan pelatihan kesiapan dunia kerja, seperti penulisan CV, menghadapi wawancara kerja dan presentasi.

Sementara Ready to Business memberikan pelatihan kewirausahaan di mana peserta belajar manajemen keuangan dan diberikan modal usaha untuk berlatih mengimplementasikan ide bisnis. Dalam kurun waktu lima tahun ABSB telah dilaksanakan di berbagai kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

“Kami mendukung program ‘Anak Bangsa Siap Berkarya’ untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia berkarya setelah menamatkan jenjang pendidikannya. Hal ini merupakan cerminan komitmen kami untuk membangun bisnis jangka panjang. Dengan berkontribusi pada kemajuan masyarakat, HSBC Indonesia mengambil peran untuk turut memajukan roda ekonomi,” kata Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko.

Program ABSB di Bandung dilaksanakan sejak bulan Mei 2017 hingga Desember 2019. Program ini telah berhasil menjangkau 4132 anak muda dari 42 sekolah menengah kejuruan. “Selama dua tahun membina siswa SMK di Bandung, kami sangat bangga telah berhasil menjangkau ribuan peserta. HSBC dan YCAB percaya bahwa memberdayakan murid SMK dengan keterampilan siap kerja yang selaras dengan dunia industri merupakan kunci penting untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi negara dalam rangka menyongsong era Industri 4.0 serta bonus demografi tahun 2030,” ungkap CEO dan Founder YCAB Foundation Veronica Colondam.

Setelah melalui tahapan evaluasi, terpilih 25 peserta finalis dari Program Ready to Work dan 22 kelompok yang terdiri atas 96 orang dari Program Ready to Business dalam acara ABSB Bandung. Pada acara penutupan tanggal 30 Januari 2020 bertempat di Favehotel Braga, Bandung, finalis Program Ready to Work mempresentasikan rencana kerja dan pekerjaan impian mereka. Sementara finalis Program Ready to Business akan mempersembahkan rencana bisnis.

Salah satu kelompok Ready to Business yang mendapatkan keuntungan cukup signifikan setalah diberikan modal usaha adalah Kelompok Kedai Sobat Maknyus dari SMK Plus Al-Aitaam. Mereka membuka usaha kuliner dengan berbagai menu, antara lain karedok, bakso goreng, ayam goreng. Penjualan dilakukan di sekolah dan secara online tergantung pesanan dengan harga Rp 5.000 sampai Rp 10.000. Setelah mendapatkan pelatihan dan modal usaha pada bulan Oktober 2019, mereka mendapatkan keuntungan Rp 50.000 setiap kali berjualan. “Cara kami berjualan lebih terarah karena diberitahu strategi produksi sampai marketing. Jadi tujuannya jelas dan membuat kami lebih semangat,” ujar Susilawati (16) siswa kelas 2 SMK Plus Al-Aitam. (adv)