6 Masjid Bersejarah di Kota Bandung

3092.JPG

Masjid Raya Bandung
Foto: Nugraha R/ PDR
Umat Islam tidak bisa terlepas dari Masjid. Dulu Masjid didirikan disamping menjadi tempat beribadah juga menjadi menuntut ilmu para santri dan pusat da’wah. Namun seiring dengan perjalanan waktu Masjid telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan maupun fungsi dan perannya. Selain itu masjid khususnya di Kota Bandung masing-masing  memiliki sejarah dan bentuk yang khas. Inilah  6 masjid bersejarah di Kota Bandung yang penting anda ketahui
 

 

1 Masjid Raya Bandung (Masjid Agung)

masjid agung

SEBELUM bermetamorfosis hingga menjadi seperti sekarang, pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, masjid ini lebih dikenal sebagai Bale Nyungcung. Nama ini disandangkan, karena saat itu atap masjid berbentuk lancip seperti gunungan, atau yang dalam bahasa Sunda disebut nyungcung. Pembangunan Bale Nyungcung yang menjadi ciri khas Masjid Agung diawali tahun 1850. Saat itu, Bupati R.A. Wiranatakusumah IV atau Dalem Bintang memprakarsai pembangunan masjid dengan menggunakan batu bata dan atap genting.

2 Masjid Besar Cipaganti

Masjid yang dahulu disebut Masjid Kaum Cipaganti ini merupakan masjid pertama di wilayah utara Bandung yang pada masa lalu menjadi permukiman elite bangsa Eropa dan bangsawan pribumi.

3 Masjid Istiqamah

CIKAL bakal Masjid Istiqamah yang sekarang berdiri di Jalan Taman Citarum, Kota Bandung, bermula dari Masjid Cihapit atau Masjid Istiqamah Cihapit. Masjid itu terletak di sekitaran daerah Jalan Cihapit yang telah berdiri pada 1926. Masjid Cihapit berdiri atas inisiatif seorang kopral KNIL, Ronodikromo. Saat itu, wilayah Bandung utara merupakan daerah bebas masjid karena “dikuasai” Belanda. Namun, akhirnya Masjid Cihapit bisa berdiri di kawasan komplek militer Belanda.
 

4 Masjid Agung Buah Batu

Masjid Agung Buah Batu

MASJID Agung Buahbatu merupakan masjid tertua di kawasan Bandung Selatan. Pembangunan awal masjid dilakukan pada 17 Ramadhan 1357 H (10 November 1938) dan selesai hingga diresmikan pada 22 Jumadil Awal 1358 H (9 Juli 1939). Pemasangan batu pertama pembangunan masjid dilakukan oleh Padoeka Kandjeng Dalem Raden Wiranatakoesoema (Boepati Bandung). Adapun yang bertugas sebagai pelindung panitia pembangunan masjid (Beschermheer) adalah Raden Wiriadipoetra yang juga menjabat sebagai Wedana Oejoengbroeng.

5 Masjid Pajagalan

masjid Pajagalan

BERDIRINYA Masjid Pajagalan Bandung tidak lepas dari perkembangan Pesantren Persatuan Islam (Persis) yang didirikan KH A Hassan 79 tahun lalu. Pesantren tersebut dikenal dengan nama“Pesantren Besar” dan “Pesantren Kecil,” dibangun untuk mencetak para muballigh yang mampu menyiarkan, mengajarkan, membela, dan mempertahankan agama mereka di mana saja mereka berada.

6 Masjid Mungsolkanas

Masjid Mungsokalnas

Masjid Mungsolkanas