RUMAH POTONG HEWAN CIROYOM

4031.jpg

RUMAH POTONG HEWAN CIROYOM
RUMAH POTONG HEWAN CIROYOM

RUMAH Potong Hewan (RPH) Ciroyom terletak pada bagian Barat Kota Bandung atau tepatnya dijalan Arjuna No. 45 Bandung. Bangunan RPH yang juga terletak di kawasan Cagar Budaya Kota Bandung ini menyatu dengan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Kota Bandung. Rumah Potong Ciroyom berdiri sekira tahun 1933 dan merupakan bangunan peninggalan Kolonial Belanda. Pada saat itu masih memakai sebutan Abattoir (rumah jagal). Pendirian Abattoir saat itu yaitu untuk melayani masyarakat untuk keperluan pemotongan hewan yang sehat serta untuk meningkatkan keuangan daerah.

Berdasarkan catatan Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung tahun 1997, RPH Ciroyom Jalan Arjuna tersebut pada mulanya merupakan rumah potong Babi (Varkenslachthuis) saja. Bangunan tersebut ditetapkan menjadi daftar cagar budaya berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung no. 18 Tahun 2011. Tahun 1988 RPH mengalami renovasi sebagian kecil bagian bangunan. Bagian pintu, jendela yang terbuat kayu, lantai ruangan dan tiang-tiang tembok masih terlihat utuh dan terawat. Gaya artisiteknya bergaya art Deco, hal ini terlihat ciri-ciri elemen dekoratif geometris yang tegas dan keras pada masing-masing bagian bangunan. Selain itu juga bergaya Indo-Eropa seperti bangunan Aula Barat Institut Teknologi Bandung yang menampilkan pemakain batu-batu alam yang mengelilingi tiang-tiang dan dinding bagian luar bangunan.

RPH Ciroyom Arjuna yang memiliki luas sekira 400 m2 ini terbagi menjadi tiga bagian. Bagian tengah bangunan menjadi ruang perkantoran Distan Kota Bandung. Bagian bangunan sebelah kiri digunakan untuk pemotongan sapi dan ayam, sedangkan gedung di sebelah kanan dipakai untuk pemotongan babi. RPH Ciroyom Arjuna mampu memotong sekira 60 – 70 ekor sapi baik lokal dan eks-impor, ayam 200 ekor serta babi sekira 40 ekor dengan pemotongan dilakukan pada malam hari. Khusus hewan babi biasanya merupakan babi yang dikirim dari wilayah Jawa Tengah seperti Solo, Yogyakarta dan Magelang. Babi hasil kiriman dari daerah tersebut di karantina di tempat khusus (holding ground) sebelum dipotong.

Tahun 2012 RPH Ciroyom Arjuna direnovasi menjadi RPH standar internasional dengan menghabiskan dana sekira 750 juta. Hal ini dilakukan saat itu Kota Bandung terancam tidak mendapatkan suplai sapi impor Australia yang biasa mengimpor sapi ke Indonesia. Sementara itu RPH yang dalam proses sertifikasi Pra NKV (Nomor Kontrol Veteriner) tersebut tahun 2016 kegiataannya mengalami penurunan sekira 43 persen karena kenaikan harga sapi akibat adanya pajak 10 persen (Nugraha R./PDR)

Alamat: 
RUMAH POTONG HEWAN CIROYOM
Jl. Arjuna No. 45
40172 Bandung Jawa Barat
Indonesia
Daerah: