SMKN 1 BANDUNG

3447.JPG

SMKN 1 BANDUNG
Nugraha R/ PDR

Berdirinya Gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bandung tidak lepas dari keinginan pemerintah Kotapraja waktu itu untuk menampung aspirasi masyarakat untuk dididik menjadi kader di bidang ekonomi. Gedung yang dibangun sekira tahun 1943 ini pertama kali digunakan oleh Sekolah Perdagangan Menengah (SPM). Namun hingga pecahnya perang Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sekolah tersebut belum menghasilkan lulusannya.

Empat tahun pasca kemerdekaan murid-murid sekolah SPM bersama Yaman Sudjana Prawira mempelopori pendirian Sekolah perekonomian atau perdagangan di Bandung. Sesuai peraturan pemerintah waktu itu awalnya sekolah tersebut terdiri dari dua tingkat yakni pertama setingkat Sekolah Menengah Pertama disebut tingkat primair dan tingkat kedua setingkat Sekolah Menengah Atas atau disebut secundair. Namun tahun 1950 kedua istilah tersebut diganti masing-masing menjadi Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) dan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA). Tahun 1997 berdasarkan keputusan pemerintah SMEA 1 berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bandung. 

SMKN 1 BANDUNG

SMKN 1 BANDUNG
Nugraha R/ PDR

Berdasarkan situs resmi SMKN 1 kegiatan mengajar murid-murid SMEP dan SMEA sempat menempati gedung milik Sekolah Dasar Kebon Kelapa di sore hari. Dua bulan kemudian menempati gedung di Jalan Trunojoyo. Tahun 1949 atas bantuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) proses belajar mengajar diadakan di sebagian komplek bangunan Lyceum ( gedung SMAK Dago dan SMAN 1 Bandung). Akhirnya setahun kemudian barulah menempati gedung di Jalan Wastukencana No. 3 Bandung sampai sekarang. 

Bangunan SMKN 1 Bandung dibangun diatas lahan sekira 5200 m2 ini hanya terdiri dari dua bangunan utama. Bagian pertama yakni bangunan yang menghadap ke arah Timur atau Jalan Wastukencana dan bagian kedua yakni bangunan yang menghadap kearah Selatan. Kedua bangunan tersebut masing-masing memiliki tiga ruangan. Setiap ruangan memiliki ciri khas bangunan khas Belanda seperti dinding tembok dan plafon yang tinggi. Kemudian pintu ruangan dan jendela memakai bahan kayu. Sebagian besar fisik bangunan yang masih terlihat asli seperti langit-langit ruangan yang memiliki pola garis-garis lurus yang jarang dimiliki bangunan heritage lain. Selain itu setiap ruangan memiliki sistem ventilasi alami yang unik yakni lubang ventilasinya berbentuk bunga terutama sekarang digunakan ruang praktek . Namun untuk bagian lantai karena sebagian besar rusak tahun 2010 diganti dengan bantuan dari Pemerintah Kota. Bagian Genting awalnya memakai genting Kodok sekarang memakai genting modern. 

SMKN 1 BANDUNG

SMKN 1 BANDUNG
Nugraha R/ PDR

Di tahun yang sama bangunan yang menjadi cagar budaya tahun 2009 ini mendapatkan bantuan dari Asian Development Bank (ADB) SMKN 1 Bandung membangun tiga lantai untuk ruangan kelas mengelilingi bangunan lama. Selanjutnya tahun 2015 kembali membangun tiga lantai di sebelah utara dengan bantuan dana dari APBN. (Nugraha Ramdhani/PDR)

Alamat: 
SMKN 1 BANDUNG
Jl Wastukencana No.3, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117
40117 Bandung Jawa Barat
Indonesia
Daerah: