Royal Palace

HOTEL Royal Palace berlokasi di Jalan Tamblong No. 21, tepat disebrangnya berdiri pula sebuah hotel bernama Hotel Istana. Dahulu Hotel Royal Palace dan Hotel Istana merupakan hotel kembar yang dimiliki oleh orang yang sama. Hotel Istana semula bernama Pension van Rhijn dan telah ada sejak tahun 1920. Untuk memperluas hotelnya, pada 1936 pengelola Pension van Rhijn membeli sebuah gedung bekas toko buku yang berada di seberangnya. Gedung tersebut kemudian menjelma menjadi sebuah hotel dan diberi nama Pension van Rhijn II.
 
Bangunan Hotel Royal Palace merupakan salah satu benda cagar budaya di Kota Bandung. Semula bangunannya merupakan toko buku milik M. I Prawira-Winata yang didirikan pada tahun 1920-an dan beroperasi hingga tahun 1936. Toko buku sekaligus penerbitan M. I Prawira-Winata memiliki nilai sejarah karena merupakan yang pertama dimiliki oleh bangsa pribumi. Toko buku tersebut khusus menjual bacaan-bacaan berbahasa Sunda, mulai dari roman, novel, hingga buku pelajaran. Sebelumnya, toko-toko buku dan penerbitan biasanya didirikan dan dimiliki oleh orang Belanda.
 
Buku-buku terbitannya yang terkenal antara lain Wawatjan Roesiah noe Kasep dan Wawatjan Roesiah noe Geulis yang terbit tahun 1920-an. Prawira-Winata juga menerbitkan beberapa buku yang ditulisnya berkolaborasi dengan Memed Sastra-Hadi Prawira, seperti Wawatjan Enden Sari Banon dan Tjarios Istri Rajoengan pada tahun 1923. Buku populer lainnya yang diterbitkan toko buku ini berjudul Bale Bandoeng karya Kiai Koerdi. Buku tersebut berisi tujuh buah surat antara KH. Hasan Mustapa dengan Kiai Koerdi dari Pesantren Sukawangi, Singaparna.
 
Dalam buku-buku terbitannya, Prawira-Winata yang dikenal ramah terhadap pengunjung toko bukunya itu selalu memuat foto dirinya dan selembar kertas bertuliskan nama toko buku M. I Prawira-Winata untuk mencirikan produknya. Selain itu, pada setiap buku yang diterbitkan dan dipajang ditokonya selalu tertulis peraturan mengenai hak cipta dalam bahasa Sunda : anoe gadoeh hak kana ieu boekoe dan noe sanes teu kenging njitak, disengker koe Staatsblad 1912 No. 600 art. 11.
 
Kendati telah dialihfungsikan menjadi sebuah penginapan, bangunan bekas toko buku M. I Prawira-Winata tersebut tidak mengalami banyak perubahan. Pengelola hotel Pension van Rhijn hanya menyesuaikan beberapa interior dengan fungsi barunya. Sejak tahun 1990-an hotel tersebut menjadi hotel bintang dua dengan nama Hotel Royal Palace. Berlokasi di jantung Kota Bandung yang dekat dengan area perbelanjaan Braga, pusat bisnis, serta kantor pemerintahan, hotel ini mengusung tagline A Home Away From Home Environment. (DOK/ PR)
Alamat: 
Royal Palace
Royal Palace
Jln. Lembong No 21
40111 Bandung Jawa Barat
Phone: 0224208372
Fax Number: 0224240376
Indonesia
Daerah: