Kopi Javaco

2952.jpg

Kopi Javaco
Foto: Fitrah/PR
KOPI Javaco berdiri pada 1928. Sebagai buktinya, alamat beserta nama pemilik toko Kopi Javaco tercatat dalam buku telefon Jawa-Madura keluaran 1930, Gouvernements Bedrijf der Telefonie Interlocale Gids voor Java en Madoera. Ada pula buku telefon Bandung terbitan tahun 1936, Telefoongids Bandoeng yang mencatat direktori Javaco, yakni  Javaco Koffiefabriek, Directeur: Lie Kiem Gwan, Kanomanweg 46, dengan nomor telefon Bd 156.
 
Sejak dulu hingga kini, Kopi Javaco menempati bangunan dua lantai yang didominasi warna putih dan hijau. Meskipun tua, tetapi kondisi gedungnya masih terjaga. Balkon berwarna hijau yang menggantung di tengah muka gedung menjadi ciri khas bangunan. Ada pula kaca patri yang masih terpasang seperti aslinya. Selain itu, bagian interior bangunan pun terbilang orisinal. Lantainya terbuat dari ubin dan memiliki pola. Meja tokonya dari jati, berwana cokelat tua. Bangunan Kopi Javaco bergaya arsitektur Art-Nouveau. Bentuk atapnya terlihat hampir serupa dengan atap bangunan Hotel Surabaya yang berdiri di samping Javaco.
 
Kesan lawas pada bangunan yang sudah ada sejak akhir tahun 1800-an itu semakin terasa dengan tetap dipajangnya lima mesin giling kopi pabrikan 1930an. Empat di antaranya bermerk Hobart buatan Amerika. Ada pula kotak surat tempo dulu serta Vespa antik warna biru. Pada dinding di bagian depan toko, terpampang lukisan berukuran besar bergambar biji kopi, secangkir kopi, serta sehelai daun. Di bawahnya tertulis “van plant tot klant” yang berarti tanaman bagi pelanggan.  
 
Kopi Javaco didirikan oleh Liem Kiem Gwan, sebagaimana yang tercatat dalam buku telefon zaman Belanda. Liem merupakan perantau dari Malang. Awalnya, dia membuka usaha teh dan kopi, namun kemudian lebih fokus pada penjualan kopi. Selain toko kopi, Liem Kiem Gwan juga pernah membuka usaha percetakan bernama Javaco Press. Kini, Kopi Javaco dikelola oleh cucu sang pendiri yakni Hermanto.
 
Pengolahan kopi di Javaco masih mempertahankan cara lama. Biji kopi didatangkan dari Jawa Timur. Setelah itu, kopi diolah menggunakan cara Wet Indische Bereiding, pengolahan basah, atau Ost Indische Bereiding, pengolahan kering. Kemasan kopi juga tidak banyak berubah, bubuk kopi masih dibungkus dengan kertas berwana cokelat yang berfungsi menjaga keharuman kopi. Dua jenis kopi yang dijual di sana adalah robusta dan arabika. Kopi Javaco buka setiap Senin-Sabtu pukul 9.00-14.00.
 
Menilik dari perjalanannya, pantaslah jika Javaco disebut sebagai legenda toko kopi di Bandung. (Fitrah/PDR)
Alamat: 
Kopi Javaco
Jalan Kebonjati No. 69 Bandung
Bandung Jawa Barat
Indonesia
Daerah: