Toko Kopi Kapal Selam

2933.JPG

Toko Kopi Kapal Selam
Foto: Nugraha/PDR

TIDAK ada ciri-ciri khusus kalau bangunan ini adalah menjual kopi. Namun setelah masuk ke dalam barulah terlihat mesin-mesin penggiling biji kopi. Bangunan ini bernama Toko Kopi Kapal Selam. Toko yang beralamat di Jl. Pasar Baru Barat no. 42 atau tidak jauh dari Toko Jamu Babah Kuya ini berdiri pada tahun 1930. Awal didirikan merupakan toko serba ada atau kelontongan salah satunya menjual kopi.

Selama sekira 130 tahun bangunan Toko Kopi Kapal Selam sebelumnya masih memiliki kesan bangunan lawas. Pada bagian tengah ruangan masing-masing ditopang sekira 4 tiang atau pilar yang terbuat dari kayu. Ada pula bagian plafon atau eternit ruangan memilki corak seperi bilik terbuat dari bambu. Kemudian lantai yang dibangun dengan cara dipelur dengan campuran pasir dan semen. Selanjutnya bagian tembok dinding bangunan memakai bata yang berbentuk gepeng berukuran sekira 15 x 25 cm. Namun sejak terjadi kebakaran tahun 1973 terjadi pemugaran besar-besaran sehingga kesan bangunan kuno menjadi sirna. Bagian plafon diganti dengan eternit biasa. Lantai ruangan pun diganti menjadi lantai keramik. Sedangkan yang masih tersisa hanya dinding tembok bangunan tersebut. 

IMG_0844.JPG

Toko Kopi Kapal Selam
Foto: Nugraha/PDR

Selain bangunan kesan lawas pun tercermin pada mesin giling kopi yang dimiliki toko tersebut. Toko Kopi Kapal Selam memiliki sekira 4 mesin giling kopi buatan Bulgaria. Namun keempat mesin tersebut ikut hangus terbakar dan diganti dengan tiga mesin giling kopi buatan china yang berumur sekira 42 tahun. Kopi Kapal Selam dalam mengolah kopi tidak dilakukan langsung di toko, tetapi diolah di tempat terpisah tepatnya di jalan Wiria. Biji kopi yang diolah berasal dari daerah Pangalengan,Lampung , Toraja, baik arabika maupun robusta. Khusus kopi jagung bijinya didatangkan dari daerah Jawa Timur.

IMG_0845.JPG

Toko Kopi Kapal Selam
Foto: Nugraha/PDR

Bubuk kopi dahulu dibungkus dengan kertas coklat dengan logo gambar kapal selam di dalam lingkaran. Kemudian di gambar kapal selam tertera angka 7 yang menunjukkan nomor toko pada waktu itu. Selanjutnya dibawah tertulis Khin Hin Hoo, Bandoeng Kopi Boeboek 100% dan tulisan Tjap Kapal Silam di luar lingkaran. Namun tahun sekira 1950-an tulisan dikemasan dirubah menjadi Kopi Asli Kapal Selam Kwalitet yang Terbaik Paling Harum dan Sedap Rasanya. Menariknya, walau jumlah pengunjung tak seramai tahun 70 dan 80an, Kopi Kapal Selam mempunyai pelanggan tetap, baik perorangan maupun untuk cafe yang membuat keberadaannya terus bertahan hingga sekarang. (Nugraha/PDR)

Alamat: 
Toko Kopi Kapal Selam
Jalan Pasar Baru Barat no.42
40181 Bandung Jawa Barat
Phone: (022)4232857
Indonesia
Daerah: