Masjid Besar Lembang

4014.JPG

Masjid Besar Lembang
Nugraha R./PDR

MASJID ini terletak di depan Alun-alun Lembang atau tepatnya di Jl. Raya Lembang No. 295, Kelurahan Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sebelum dikenal dengan nama Masjid Besar Lembang, masyarakat menyebutnya dengan nama masjid Kaum. Masjid yang didirikan sekira tahun 1940-an bentuk bangunannya seperti masjid Kaum pada umumya masih berbahan kayu dan beratap sirap. Hal ini dapat dilihat di peta yang dibuat biro Van Hoofd Het dari pemerintah Hindia Belanda di tahun yang sama. Dalam peta tersebut posisi masjid terletak di sebelah Barat Alun-Alun atau juga di samping pendopo.

Masjid Besar Lembang

Masjid Besar Lembang
Nugraha R/PDR

Masjid Besar Lembang pernah menjadi tempat bersejarah yakni menjadi tempat pengungsian warga korban dari DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia). Perngungsi sebagian besar berasal dari masyarakat kawasan Jayagiri yang terbakar rumahnya. Saat itu masjid masih sederhana, bangunannya terdiri dari tembok dan kayu.

Dari masa ke masa Masjid Besar Lembang terus dibenahi. Perombakan besar-besaran diprakarsai oleh Camat Lembang (saat itu ) Nonon Sonthani sekira tahun 1979. Selain merenovasi bangunan, luas lahan masjid ditambah menjadi sekira 4.000 m2 dan luas bangunannya mencapai 2.000 m2. Saat itu serambi masjid belum dibangun dan mampu menampung sekira 450 jamaah. Selain itu kubah masjid yang asalnya berbentuk sirap menjadi kubah bawang bergaya Timur Tengah dengan empat menara di sekelilingnya. Di tahun yang sama dibangun pula menara untuk adzan Sholat yang letak tepat di halaman Masjid.Selanjutnya tahun 1981 pada era H. Ishaq (Ketua DKM) dilakukan renovasi pada bagian masjid seperti dinding masjid, mengganti ornamen jendela serta membangun serambi yang terpisah dengan ruang utama masjid. 

Masjid Besar Lembang

Masjid Besar Lembang
Nugraha R. /PDR

Seiring dengan waktu jumlah jamaah yang datang ke masjid semakin banyak terutama pada saat liburan maka sekira Mei 2015 dilakukan renovasi kembali. Bangunan masjid dibangun menjadi dua lantai. Lantai pertama bagian serambi dan ruang utama masjid yang asalnya terpisah menjadi satu sehingga mampu menampung sekira 1000 jamaah. Lantai kedua yang berbentuk huruf U dapat menampung 500 jamaah. Bagian luar masjid terutama ornamen yang melingkari jendela-jendela masjid tadinya berbentuk simestris menjadi tidak simestris. Bentuk corak simetris sisanya dapat dilihat di ruang sekretariat dan tempat wudlu yang sekarang di sebelah utara Masjid. Kemudian tiga pintu masuk utama masjid yang masing-masing menghadap Utara, Selatan dan Timur diganti menjadi lebih artistik dan megah. Selain pembangunan fisik Masjid Besar Lembang membangun sarana pendidikan seperti Taman Kanak-kanak, TK Al-Quran dan Madrasah Diniyah sekira tahun 1986. Sarana tersebut terletak di sebelah Barat bangunan masjid. Fasilitas lain seperti kantor sekretariat yang terletak di sebelah Utara akan dipindahkan ke sebelah selatan (halaman depan Masjid). Sejak direnovasi aktivitas Masjid menjadi lebih semarak disamping kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar juga menjadi tempat singgah favorit para wisatawan saat liburan. (Nugraha R/PDR)

Alamat: 
Masjid Besar Lembang
Jl. Raya Lembang No. 295
Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat
Indonesia