Museum Pos

DIBANGUN pada 1920, dan terlihat seperti menyatu dengan bangunan Gedung Sate. Gedung ini sudah berfungsi sebagai museum sejak 1931 dan bernama Museum Pos Telegraph dan Telepon (PTT). Klala itu, sebagian besar koleksinya berupa perangko dari dalam dan luar negeri. Selama masa revolusi, museum ini nyaris terlupakan, hingga baru pada 27 September 1983, museum POS dibuka kembali, setelah dipersiapkan selama kurang lebih tiga tahun. Kini Koleksinya mencakup benda-benda dan peralatan terkait proses sejarah pos dari masa ke masa, mulai dari masa Kompeni dan Bataafsche Republiek (1707-1803), masa pemerintahan Daendels (1808-1811), masa pemerintahan Inggris (1811-1816), masa pemerintahan Hindia Belanda (1866-1942), masa pendudukan Jepang (1942-1945), dan masa Kemerdekaan.
 
Mulai tahun 2013, museum POS sudah dilengkapi dengan teknologi win audio tour guide yang memudahkan pengunjung untuk berkeliling meseum secara menyenangkan. Audio tourguide merupakan alat yang memiliki tombol angka, pengunjung dapat mendengarkan informasi audio, hanya dengan menekan angka sesuai dengan posisi objek pamer. Museum Pos memiliki lima puluh objek audio guide, dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Museum POS dibuka untuk umum setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 9.00-16.00.

 

Alamat: 
Museum Pos
Museum Pos
Jln. Cilaki No. 73
40115 Bandung Jawa Barat
Phone: 0224206195
Indonesia