Sentra Koran Cikapundung

3516.JPG

Sentra Koran Bandung
Nugraha R / PDR
SEBELUM tahun 1970 bursa Koran Bandung tidak memiliki lokasi yang tetap.  Mulai dari Stasiun Hall ( kebon kawung) kemudian Lanud Husein.  Tidak lama dari Lanud Husein bursa Koran berturut-turut berpindah ke jalan Arjuna, Stadion Sidolig, sekitar  Hotel Homman, Sarinah dan Cikapundung Barat.  Berkat perantara kavaleri sekira tahun 1977  bursa Koran bisa menetap di Cikapundung Timur ( sekarang Jalan Soekarno) dahulu merupakan tempat parkir Tank . 

Sentra Koran Bandung

Sentra Koran Bandung
Nugraha R/ PDR
 
Namun jika ada acara di Gedung Merdeka membuat para agen Koran harus siap-siap mengungsi sementara. Biasanya mereka akan mengungsi ke kawasan Banceuy dengan resiko kerepotan mencari sub agen , pengecer dan loper langganan. Bahkan ketika peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 tahun 2015 penjual Koran sempat ketar-ketir karena tempat mereka mangkal direvitalisasi menjadi taman Riverspot Cikapundung. Namun Wali Kota Ridwan Kamil menjamin para agen dan sub agen untuk tetap bisa berjualan di area tersebut.
 
Dulu perputaran uang di bursa Cikapundung setiap harinya tidak bisa dibilang kecil. Contohnya salah satu agen Koran dalam satu hari  bisa mencapai omzet Rp. 10 juta dari hasil mendistribusikan Koran kepada sub agen dan loper. Jika dirata-ratakan tiap hari tiap agen dan sub agen menghasilkan yang sama maka dalam satu hari nilai jual beli di bursa ini mencapai sekira 1 Milyar. 

Sentra Koran Bandung

Sentra Koran Bandung
Nugraha R / PDR
Kini bisnis Koran cetak sudah melalui masa keemasannya sekira tahun 2000-an. Persaingan media lain seperti televisi dan internet membawa dampak bagi para agen surat kabar. Namun lepas dari pasang surut bisnis surat kabar, kawasan Cikapundung akan tetap dikenang sebagai salah satu bursa Koran terbesar di Indonesia yang terletak di jantung kota Bandung. Bagi mereka yang ingin mendapatkan Koran, tabloid  atau majalah terbaru dengan harga cukup miring akan dilayani.

Sentra Koran Bandung

Sentra Koran Bandung
Nugraha R / PDR
 
Sejarah Paskam ( Persatuan Agen Surat Kabar dan Majalah)
 
Awalnya bernama IPSUKAM ( Ikatan Penyalur Surat Kabar dan Majalah) berdiri tahun 1979. Kemudian pada tahun 1990-an berubah menjadi Persatuan Agen Surat Kabar dan Majalah (PASKAM) . Badan ini dibentuk sebagai wadah untuk menghimpun aspirasi dan memenuhi kebutuhan para agen dan sub agen  Koran dan majalah. Jumlah anggota Paskam pada awalnya beranggotakan 100 orang namun  sejalan dengan perkembangan dan persaingan surat kabar dengan media lain seperti televisi dan internet  kini tinggal 75 orang. Bursa Koran dimulai dari pukul 03.00 – 09.00 WIB.(Nugraha Ramdhani/ PDR)
 
Alamat: 
Sentra Koran Bandung
Jl. DR.Ir. Sukarno
Bandung Jawa Barat
Indonesia
Daerah: