Ereveld Leuwi Gajah Cimahi

2942.jpg

ereveld cimahi
Foto: Nugraha/PDR

TAMAN makam kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah Cimahi merupakan salah satu dari tujuh kompleks pemakaman Belanda yang berada di Indonesia. Lima lainnya adalah Ereveld Menteng Pulo dan Ereveld Ancol di Jakarta, Ereveld Kalibanteng dan Candi di Semarang, dan Ereveld Kembang Kuning di Surabaya.

Sejak zaman Jepang, kompleks pemakaman tersebut sudah menjadi lahan pemakaman bagi jasad para tahanan di kamp tahanan atau kamp interniran semasa pendudukan Jepang. Dari sekira 5000 jasad di Ereveld Cimahi sebagian besar merupakan pindahan dari pulau Sumatera. Atas perintah Soekarno semua jasad tersebut harus dikonsentrasikan di pulau Jawa untuk memudahkan keluarga korban berziarah. Namun meskipun demikian, lahan seluas sekira 3 hektar ini tak hanya berisi jasad tahanan semasa Jepang tapi juga pemakaman bagi serdadu KNIL (Koninklijk Nederlandshe Indische Leger) dan keluarganya yang tewas selama pendudukan Jepang di Indonesia. Beberapa diantaranya berasal dari dari daerah ambon, Maluku, batak dan sebagian kecil dari daerah sunda.

Mengingat areanya tidak terlalu luas maka ereveld ini dibagi menjadi 8 blok (vak). Tujuh blok tidak ada pemisahan makam berdasarkan agama maupun suku seperti ereveld lainnya. Namun untuk membedakannya tiap nisan diberi simbol agama masing-masing baik Kristen, Budha, Yahudi dan Islam. Disamping itu dilengkapi juga pangkat dan suku. Untuk korban yang tidak dikenal diberi keterangan onbekkend. Satu blok yang tersisa dikhususkan anak-anak sekira 500 makam.

Selain makam di kompleks pemakaman juga terdapat sebuah prasasti yang bertuliskan “ter eerbiedige nagedachtenis aan de vele ongenoemoen die hun leven offerden en niet rusten op deerevelden”. Jika diterjemahkan menurut bahasa Indonesia, berarti “Untuk mengenang dengan hormat mereka yang tak disebut tetapi  telah mengorbankan dirinya dan tidak beristirahat di taman-taman kehormatan.

Memasuki tamam pemakaman tak semua pengunjung diizinkan masuk, kecuali keluarga. Pada bulan-bulan tertentu terutama mungguhan banyak dikunjungi oleh keluarga muslim. Sementara mereka yang ingin berwisata, harus minta izin terlebih dahulu ke kantor yayasan pemakaman tersebut.

Hingga kini semua pemakaman Belanda yang diresmikan pada 20 Desember 1949 ini diperlihara dan diurus oleh sebuah yayasan bernama Oorlogsgraven Stichting dengan semboyang Opdat Zij Eere Mogen Rusten (So That they May Rest In Honor) (Nugraha/PDR)

Alamat: 
Ereveld Leuwi Gajah Cimahi
Jalan Kerkhof, Kota Cimahi
Kota Cimahi Jawa Barat
Indonesia
Daerah: