Arjuna: Minasanologi dalam Fiksi

ARJUNA adalah seorang wanita keturunan Cina-Jawa, yang ngotot memilih belajar filsafat untuk memahami “perilaku” Tuhan ketimbang ilmu psikologi – yang menyoroti perilaku manusia.. Walau tidak cantik, namun Arjuna dalam novel ini digambarkan sebagai sosok perempuan pintar yang begitu percaya diri Dikisahkan Arjuna yang terlahir dari ibu berdarah Jawa dan ayah seorang Tionghoa ini adalah seorang mahasiswi yang sedang kuliah filsafat Barat di Amsterdam, Belanda. Ketika Arjuna mempelajari filsafat Decrates yang berselisih pandang tentang eksistensi Tuhan hal ini membuatnya tertarik untuk mengambil jurusan teologi apologetik. Sebuah pilihan yang 'aneh' karena Arjuna adalah seorang muslim, keanehan ini terungkap dalam dialognya dengan dosennya.

Novel ini mengulas lebih dari 150 sosok filsuf, mulai dari filsuf Yunani kuno seperti Aristoteles, Socrates, Plato, hingga filsuf modern seperti Nietze, Sartre, Focault, dll beserta pemikiran-pemikirannya sehingga pembaca diajak melihat bagaimana kehidupan dan lahirnya metode pemikiran-pemikiran filsafat dari para filsuf tersebut. Dengan luasnya penulis mengurai para filsuf dan pemikirannya ini maka pantaslah kalau novel ini dilabeli penerbitnya sebagai "bukan bacaan ringan". Tidak melulu tokoh-tokoh filsuf di novel ini juga kita akan bertemu dengan tokoh-tokoh non filsuf mulai dari presiden, tokoh politik, sastrawan, seniman, artis/aktor, dll. Kesemua tokoh (213 nama) baik filsuf dan non filsuf diberi catatan pelengkap di akhir halaman sehingga membantu pembaca memahami sipa tokoh yang dimaksud. :

Disajikan dengan dialog-dialog dan kalimat-kalimat sederhana mengenai filsafat menjadikan buku ini mudah dimengerti. novel filsafat yang menarik untuk disimak. (Nia K. Suryanegara/PDR)