Citarum - Alternatif Wisata Bersepeda

BANTARAN Anak Sungai Citarum, sejak wilayah Bojong Soang hingga Ranca Ekek Kabupaten Bandung berpotensi dijadikan kawasan wisata bersepeda. Kenapa tidak, pemandangan alam sepanjang aliran Anak Sungai Citarum dengan jarak tempuh antara dua puluh hingga empat puluh kilometer ini bisa dilalui dengan berkendaraan sepeda dengan aman, nyaman, dengan tidak membosankan.

Aman karena kendaraan yang berlalu lalang di bantaran yang menjadi jalan di samping Anak Sungai Citarum ini sangat sedikit karena memang bukan jalan umum, hanya satu dua motor penduduk sekitar saja yang kadang saling berpapasan. Jadi kita bisa tenang bersepeda sambil bercengkerama.

Nyaman karena trek yang kita lalui adalah jalan yang berbeton, ada juga yang beraspal, dan ada yang berbatu halus karena aspalnya terkelupas. Tapi dari keseluruhan relatif aman, walalupun kita bersepeda di pinggir aliran sungai yang besar dan berair deras. Ada pariasi treknya begitu.

Tidak membosankan karena treknya kadang lurus, kadang berbelok-belok, ada sedikit tanjakan bila melalui jembatan. Rute kadang harus memutari perkampungan karena trek terputus aliran kali-kali yang bermuara ke Anak Sungai Citarum.

Beberapa pesona kawasan Anak Sungai Citarum yang bisa kita nikmati antara lain : Pemandangan alam yang menawan (view) dengan udara yang bersih, pemandangan persawahan dipadukan dengan aliran sungai yang begitu luas, sensasi menyeberangi jembatan gantung sebanyak dua buah. Pemandangan aktivitas masyarakat di Anak Sungai Ciatarum seperti perahu/sampan, penjala ikan, pencari cacing sutra, pembuat batu bata, melihat SUS Gede Bage dari arah Sapan, serta ada tempat beristirahat sejenis warung-warung kecil dan warung tenda sepanjang perjalanan.

Untuk mengikuti rute alternatif ini, bisa melalui Jalan Cipadung Indah (menuju SUS Gede Bage), Perempatan Gede Bage ke arah Sapan), dari arah Ciwastra, atau dari daerah Bojong Soang.

Semoga informasi ini menjadi alternatif anda, khususnya penyuka sepeda di Kota Bandung dan sekitarnya, dalam mencari tempat-tempat wisata bersepeda. (Deden Heri/ Donny Amantino Manap)***