Ini Dia 5 Rumah Makan Sunda Favorite di Bandung

Bandung, (PRINFO) Kota  sebagai Kota priangan menjadi salah satu destinasi para penikmat kuliner, terlebih untuk masakan khas sunda. Makanan Sunda memiliki cirri kesegaran bahannya, lalap terkenal dimakan dengan sambal dan juga karedok menunjukkan kegemaran  orang Sunda terhadap sayuran mentah segar.

Selain itu, sambal terasi menjadi bumbu penyerta yang paling lazim dalam hidangan Sunda, dimakan dengan lalap atau tahu dan tempe goreng. Sayur asem dengan kuah berbumbu asam jawa mungkin adalah sayur yang paling popular dalam hidangan Sunda. Di Kota Bandung sendiri, beragam rumah makan Sunda menawarkan cita rasa priangan yang khas dan menggoda selera. Kali ini ada 5 rumah makan masakan Sunda yang banyak di incar baik oleh warga Bandung sendiri maupun para wisatawan yang dating ke Kota Bandung.

Rumah makan Sunda yang biasa menjadi alternative menyantap hidangan Sunda antara lain;

1. Raja Sunda
Rumah makan yang berlokasi di Jalan Terusan Pasteur No. 63 ini menyuguhkan beragam menu khas Sunda dengan cita rasa khas parahyangan. Salah satu menu yang menjadi favorite antara lain ikan gurame "terbang". Rasanya, renyah di luar dan lembut di dalam. Dicocol dengan tiga sambal pilihan, ikan gurame ini sangat menggiurkan untuk disantap bersama lalapan segar. Menu lainnya yang tak kalah laris yakni, cumi goreng yang khas ala Raja Sunda. Banyak orang yang menyebut menu ini sebagai calamary.

Olahan bumbu tepung yang melekat pada cumi, lembut ketika digigit benar-benar membuat yang menyantapnya ketagihan. Nah saat bingung menentukan pilihan, menu paket untuk 4 orang mungkin biasa menjadi rekomendasi. Ketika datang, menu ini datang dengan porsi besar. Secara umum, sangat mengenyangkan untuk disantap empat orang. Harganya pun reasonable.

Ada juga paket Raja Sunda 2 isinya adalah gurame terbang goreng (bisa diganti dengan gurame bakar, asam manis, masak pedas, bakar kecap, dan ma'keke), ayam goring mentega, udang renyah masak kecap, kangkung polos, nasi putih, dan tahu kipas.
 
Kenikmatan tidak hanya sampai disitu, buat yang ingin menjajal menu lain dari ikan gurame ala Raja Sunda, cobalah memesan gurame cobek. Gurame ini awalnya digoreng, lalu dilumuri bumbu pedas yang segar dari campuran  tomat dan cabai rawit. Atau, udang saus mentega yang "melelehkan" lidah. Ukuran udangnya yang besar, sausnya yang ringan, serta tekstur masak yang cukup sehingga membuat daging tetap renyah ketika disantap. Untuk nasi ada pilihan nasi putih, timbel, dan  tutug oncom yang gurih.

Sedangkan  untuk sambal, ada tiga varian yang disajikan secara bebas. Ada sambal dadak, sambal terasi, dan yang paling unik, sambal kecombrang. Diolah dari bunga kecombrang yang mengeluarkan aroma sedap, sambal kecombrang juga menghangatkan tenggorokan ketika disantap. Aromanya pun sering kali digunakan untuk membasmi aroma amis yang dimiliki ikan maupun sea food. Tak hanya itu, menyantapnya, nafsu makan pun bias bertambah berkali-kali lipat. Hmm, tertarik mencoba?

   

 

2. Alas Daun

Rumah makan yang satu ini terletak di Jalan Citarum No. 34, dimana konsep yang dihadirkan pengunjung dipersilahkan untuk langsung memilih aneka menu lauk pauk, lalapan, sayuran tumis dan sambal di bagian belakang.  Setelah dipilih, menu per porsi tersebut disajikan di atas kuali mini.

Adapun lauk pauk yang biasa dipilih adalah aneka ayam, aneka ikan, gepuk, dan beberapa jenis seafood seperti  olahan barakuda, udang dan cumi. Untuk sajian ikan, ada ikan gurame, bawal, kakap, dan barakuda. Pengunjung juga biasa melihat proses memasak, jika ingin. Selain itu, ada juga nasi liwet parahyangan, karedok, sayur asem, jengkol crispy, tempe mendoan, hingga sate maranggi dengan bumbu yang meresap.

Untuk pilihan sambalnya, ada sambal halilintar yang ekstra pedas, sambal terasi udang, sambal goreng, sambal dadak dan sambal seafood. Tingkat kepedasan dan cita rasa yang dimiliki, sesuai dengan sambal yang dipilih. Jika ingin rasa pedas menyengat, jangan lewatkan sambal halilintar yang berupa ulekan kasar rawit merah. Jika ingin sambal yang gurih dan pedas, pilih sambal  terasi udang. Pengunjung juga bias memadukannya  sesuai keinginan.

3. Sambara Resto
Restoran Sunda yang berlokasi di Jln. Trunojoyo No. 64 menyiapkan pelayanan yang istimewa, saat dating pengunjung akan diarahkan oleh pramusaji yang ramah kebagian hidangan yang tertata rapi. Ada aneka lauk pauk, sayuran tumis, lalapan, serta berbagai jenis sambal yang bias dipilih.

Salah satu hal yang  menjadi rekomendasi, adalah nasi anglo, nasi tutug oncom, dan asin cabe kering.  Yang juga menarik dari tempat ini adalah pilihan menu makanan yang tak hanya terbatas pada sajian kuliner khas Sunda.

Ada menu western atau modifikasi yang tak boleh dilewatkan. di antaranya chef salad Sambara, Sambara Gurilem Steak, Green Bean Fritter, Baked Mushroom Rice, Sop Buntut Hejo,  Avocado Shrimp Salad dan Sambara Beef  Buritos. Untuk penyuka rasa pedas, menu bebek sambal pindang biasa menjadi referensi.  Sambal dengan tingkat kepedasan yang menyengat, disajikan bersama bebek empuk yang  telah dibumbui dan dimasak sebanyak dua kali. Jika kurang seuhah, ada delapan jenis sambal yang juga bias dipilih, untuk menemani bersantap bersama teman dan keluarga.Ada sambal bledug (cabe rawit hijau), sambal dadak (cabe merah keriting dan terasi), dan sambel goreng.  Juga ada sambal jeleger (cabe rawit merah), sambal pete, sambal jengkol, sambal oncom, dan sambal mangga.

4. Raja Rasa
Restoran ini cukup luas dan memiliki dua lantai. Khusus di lantai 2, juga tersedia lesehan model tatami a la Jepang, dengan dekorasi yang didominasi aksen kayu dan bambu. Seperti rumah makan sunda pada umumnya, ada berbagai lauk pauk, sayuran tumis, lalapan dan sambal yang bias dipilih.

Raja Rasa menyajikan beberapa paket makanan untuk 4 orang. Di antaranya adalah paket Raja Rasa 1 yang berisi gurame bakar, ayam goring wangi (atau bakar), kangkung hot plate sapi, tahu goring berbumbu, serta nasi dan teh tawar. Ada pula paket Raja Rasa 2 yang berisi gurame bakar Jimbaran, udang renyah masak kecap, cumi goreng (atau hot plate), kangkung hot plate sapi, tahu goring berbumbu, serta nasi dan teh tawar.

Ada juga paket nasi ulam yang bias disantap sendirian. Paket nasi ulam ini memiliki varian lauk pauk berbeda yang biasa dipilih, Antara lain ikan bakar (atau goreng), udang jimbaran, cumi goreng, ayam bakar (atau goreng), udang goreng tepung, serta ayam ma'keke. Dan beberapa menu yang menjadi rekomendasi, adalah udang galah bakar, cumi telur goreng mentega, udang renyah cah pete, dan gurame bakar Jimbaran. Setiap porsi yang ditawarkan juga cukup besar, sehingga bias disantap bersama-sama.

5. Sindang Reret
Rumah makan ini ada di Jalan Surapati No. 53, menu makanan disajikan lengkap. Mulai dari makanan pembuka, makanan utama, hingga makanan penutup. Bandrek dan bajigur yang biasa diisi ulang sesuka hati boleh saja langsung diminum, sebelum menyantap hidangan utama. Namun, kebanyakan tamu langsung memilih makanan utama begitu datang.

Ada dua nasi yang bisa dipilih. Nasi timbel yang ukurannya cukup membuat senang perut, serta nasi liwet yang menggugah selera. Saat penutup ketel ini dibuka, harum daun salam dan sereh langsung menyeruak. Di dalamnya, juga ada beberapa butir telur puyuh, ayam fillet, dan wortel yang mempercantik tampilan. Alumunium foil menutupi seluruh bagian ketel, untuk lebih mempertahankan rasa hangat.

Olahan ayam dan ikan, khas Sindang Reret, juga bias menjadi sasaran empuk. Tinggal pilih, mau gurame bakar, kakap saus colo, ayam bakar, atau ayam goreng kremes. Gurame bakar disajikan dengan sambal asam pedas. Sedangkan kakap goreng saus colo yang digoreng tepung, disajikan dengan menggunakan saus wijen. Antara saus colo dan asam pedas, bias dicicipi bersama menu apapun, karena disajikan terpisah dengan ikan. Aneka sayuran segar dan diolah juga menanti dicomot. Ada tumis genjer, sambal goreng kentang, ulu kutek leunca, sambal goreng jengkol, dan yang paling banyak diminati, arem-arem kacang. (Endah Asih/ Donny Amantino Manap)***