Media Gaathering : Progress Program JKN-KIS Di Provinsi Jawa Barat

Bandung , (13/06/2017) Pemerintah Republik Indonesia telah berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang menyeluruh bagi bangsa Indonesia yang telah dituangkan dalam Undang-Undang No 40  tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Amanat untuk melaksanakan UU tersebut, khususnya jaminan kesehatan telah diberikan kepada PT Askes (Persero) yang kemudian ditunjuk sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2014, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 24 tahun 2011.

Sebagai upaya untuk menunjang optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan pada saat ini, diperlukan pemahaman yang sama (kesepahaman) terhadap setiap kebijakan-kebijakan serta menyelesaikan permasalahan yang ada melalui Gathering ataupun Sosialisasi kepada Masyarakat Umum sebagai peserta dan calon peserta JKN-KIS, dalam hal ini dapat melalui wadah pertemuan “Media Gathering” mengenai Progress JKN-KIS.

Tujuan dilaksanakannya Pelaksanaan Media Gathering yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, Selasa 13 Juni 2017 pertemuan dengan para Media Massa yang dianggap sebagai perwakilan dari suara masyarakat Indonesia khususnya wilayah Jawa Barat. Pertemuan seperti ini dianggap penting karena sebagai rutinitas BPJS Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam memberikan informasi atau progress sampai dengan Mei 2017 dan juga menerima masukan dan advokasi mencakup hal-hal strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja BPJS Kesehatan dalam menjalankan program JKN-KIS di tahun mendatang.

Selanjutnya Media Gathering BPJS Kesehatan agar tercapainya komunikasi yang baik dan juga hubungan yang baik terkait pelaksanaan program JKN-KIS, meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah karena dipastikan media massa selalu menampung kepuasan maupun keluhan para peserta JKN-KIS di wilayah Jawa Barat, dan tercapainya pemahaman yang sama dalam menyebarluaskan program JKN-KIS demi tercapainya Universal Health Coverage 2019.

Di tahun 2017 BPJS Kesehatan melakukan perekrutan kembali Kader JKN-KIS, dilaksanakannya perekrutan Kader JKN-KIS dikarenakan populasi dalam sektor Informal adalah tantangan terbesar, dengan jumlah besar. Maka BPJS Kesehatan melakukan kerjasama sama guna mensukseskan program JKN-KIS karena menjadi tanggung jawab kita semua. Perekrutan Kader JKN-KIS dilaksanakan di 9 wilayah Kantor Cabang Divisi Regional V yaitu Bandung, Karawang, Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya, Banjar, Sumedang, Soreang dan Cimahi dengan jumlah Kader total keseluruhan 289 orang sesuai dengan persyaratan untuk menjadi Kader JKN-KIS. Kader JKN-KIS ini bertugas untuk dalam hal sosialisasi kepada target yang sudah di tentukan, proses pendaftaran peserta dan juga proses penagihan iuran peserta JKN-KIS.

Cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan per bulan Mei 2017 sejumlah 21.545.261 orang atau 70% dari total penduduk di wilayah Divisi Regional Jawa Barat, dari jumlah penduduk wilayah Divisi Regional V sebanyak 30.745.542 jiwa, dan capaian rekrutmen peserta untuk Pekerja Penerima Upah (PPU) untuk Badan Usaha swasta lainnya sebanyak 4.186.740 jiwa atau 12.371 Perusahaan untuk wilayah Jawa Barat Divisi Regional V yang telah tergabung dengan program JKN-KIS. Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran APBD adalah sebanyak 961.067 jiwa yang merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran yang didaftarkan oleh Kota/Kabupaten di wilayah Divisi Regional V Jawa Barat. Peserta PBI APBD ini telah terdaftar di 22 Kabupaten/Kota dari total 27 Dati II yang ada di Jawa Barat, dan sudah keseluruhan Kab/Kota sebanyak 22 Kabupaten/Kota untuk wilayah Divisi Regional Jawa Barat sudah terintegrasi Jamkesda.
Sedangkan terdapat 2.653 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 279 Fasilitas Kesehatan Tingkat Rawat Lanjut (FKTRL).

Adapun informasi lainnya mengenai pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS dapat dilakukan melalui Call Centre di 1500 400, melalui website, aplikasi BPJS Mobile , drop box yang berapa di depan kantor Cabang BPJS Kesehatan ataupun melalui Lippo Management yang berapa di Bandung Indah Plaza dan Istana Plaza Bandung.


Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Divisi Regional V di Jalan dr Djundjunan No 144 Bandung, ataupun melalui Hotline Service di Nomor 0811 11944 44.