Melawan Miskin Pikiran

MISKIN harta itu gampang sembuhnya, cukup dengan bekerja. Tetapi, kebanyakan orang itu bukan miskin harta; mereka miskin pikiran!" . Itulah "filosofi"sederhana penulis yang akrab disapa kang Hasan yang dikutipdari emaknya. Ya.Penyakit "miskin pikiran" inilah yang sesungguhnya hingga kini menjangkiti banyak kalangan di Indonesia dan masih belum bisa disembuhkan,apalagi dibabat habis.Miskin pikiran membuat orang terhambat meraih sukses dalam kehidupan.

Buku ini mengajak kita mengubah pola-pikir (mindset) untuk lebih kreatif, lebih inovatif, dan lebih berani membuat berbagai terobosan baru yang radikal dalam menyiasati dan mengatasi berbagai problem yang kita hadapi. Terutama dalam dunia pendidikan, dunia kerja, dan sikap beragama. Dijelaskan dalam buku ini untuk meraih kesuksesan teruslah berkarya, belajar, mengasah diri, meningkatkan kemampuan, memperbaiki kemakmuran dan meningkatkan konstribusi di bidang-bidang yang digeluti. Jangan pernah puas dengan pencapaian kita sekarang, jangan merasa hebat. Jangan cepat-cepat jumawa, ingin terkenal, ingin dipuja dengan konstribusi kecil saat ini. Masih banyak yang harus di kerjakan sebelum kita mati 20 atau 30 tahun lagi. Siapkan anak-anak kita untuk membuat lompatan yang lebih besar dari yang sudah dilakukan oleh generasi kita

. Disajikan dengan bahasa yang sederhana, mengalir mudah difahami, buku ini penting dibaca oleh mereka yang ingin sukses memenangkan pertarungan hidup. Buku yang menarik untuk disimak. (Nia. K. Suryanegara/PDR)