In & Out Urban Eatery Dengan Konsep food court

BANDUNG, SAAT ingin makan ini dan itu di tempat berbeda, jarak tempuh dan kemacetan lalu lintas sering menjadi masalah. Dalam kondisi itu, pilihan yang lebih baik sepertinya mengunjungi food court yang menyajikan berbagai makanan dari berbagai outlet yang sudah dikenal.

Namun, kekuatiran pun muncul karena bayangan food court yang sesak dan sumpek. Bila ingin menghilangkan bayangan itu dan menikmati waktu santap bersama, maka ada pilihan In & Out Urban Eatery yang berkonsep food court namun tempatnya nyaman dan lengang untuk wisata kuliner.

In & Out Urban Eatery di Jalan Burangrang Kota Bandung baru saja beroperasi sejak 28 November lalu. Suasana berbeda akan kita rasakan sejak masuk. Meski berkonsep food court, tapi ia menyajikan kenyamanan karena antarmeja memiliki jarak, ada berbagai fasilitas tambahan, dan konsep desain yang menarik.

Menurut David Soemali, Manajer Operasional In & Out Urban Eatery, pemilihan konsep food court itu karena mereka ingin menyajikan variasi jenis makanan yang banyak. “Kalau restoran biasanya menyajikan jenis tertentu untuk kalangan tertentu. Konsep ini supaya mencakup semua kalangan juga,” katanya.

Di sana, ada outlet atau tenant yang menyediakan masakan ala barat, masakan Italia, masakan khas melayu, dan tentunya masakan Indonesia. Ragam masakan Indonesia pun masih banyak lagi. Ada nasi goreng, bakso, gudeg, pempek, ayam bakar, dan banyak lagi.

Variasinya pun termasuk di makanan ringan. Misalnya ada baso tahu, ronde jahe, roti bakar, jagung bakar, tahu gejrot, dan lainnya. Ada pula tenant khusus yang menyediakan berbagai olahan minuman berbahan kopi.

Menurut David, In & Out memilih beberapa tenant yang memang sudah dikenal olahan makanannya di Bandung. Selain itu, ada pula tenant lain yang dipilih karena sajian makanannya disukai oleh mayoritas orang Bandung ataupun wisatawan penikmat wisata kuliner di Bandung.

Ditambahkan Atika Sari yang juga Manajer Operasional In & Out Urban Eatery, food court yang buka sejak pukul 10.00 WIB itu menyediakan fasilitas yang membuatnya lebih nyaman. Misalnya siara televisi berlangganan, barber shop, outlet fashion, dan live music setiap akhir pekan.

Dan, karena tempat itu juga sering dikunjungi konsumen keluarga tiap akhir pekan, ada playing ground yang membuat anak-anak bisa memiliki aktivitas menyenangkan. Ada pula dua ruang VIP ber-AC yang berkapasitas 15-20 orang.

Kontainer berdekorasi

Meskipun berbentuk food court, In & Out Urban Eatery yang berkapasitas 220 kursi itu memiliki konsep menarik pada desain interiornya. Konsep utamnya adalah gaya industrial yang mengandalkan materi utama berupa kontainer dan kayu.

Di area makan bagian luar, ada tiga kontainer asli yang dibuka salah satu sisinya sehingga disulap menjadi ruang makan. “Kontainernya asli, tapi dipotong, didesain, dan didekorasi,” imbuh David.

Sementara, di area makan bagian dalam, desain interiornya juga diberikan aksen material besi seperti kontainer. Warna-warnanya pun mencerahkan ruangan seperti kuning dan merah, selain ada juga warna solid seperti hitam.

Pilihan konsep makanan dan konsep desain interior itu memang diharapkan membuat semakin banyak kaum urban yang juga bisa bermakna urang Bandung, yang masuk dan keluar. Sesuai namanya, in and out. (Vebertina Manihuruk/”PR”)***