Panduan Wisata Bandung Purba

KEINDAHAN alam kota Bandung adalah salah satu daya tarik, yang bila dinikmati dengan ilmu dan hati, kita akan terpesona olehnya. Dengan keragaman buminya, Bandung mempunyai daya tarik tersendiri. Bandung kota dan sekitarnya, pada masa lampau merupakan danau yang dikenal dengan Danau Bandung. Keadaan yang sekarang terlihat merupakan pedataran yang biasa disebut dengan istilah “Cekungan Bandung” (Bandung Basin). Daerah sekitar cekungan tersebut, diperkirakan dahulu merupakan tepian danau sehingga banyak diperoleh sisa-sisa aktivitas manusia masa lampau.

Buku ini merupakan catatan perjalanan T Bachtiara dan Dewi Syafriani yang memaparkan ditemukannya bukti-bukti alam terbentuknya daratan Bandung purba yang sangat berharga. Di antaranya kars (batu kapur) di Citatah, Padalarang, Kab. Bandung, sebagai bukti daerah itu pada zaman miosen awal (23 – 17 juta tahun lalu) pantai utara (pantura) ada di sana. Kini kawasan itu dikenal antara lain dengan Karangpanganten, Karanghawu, Pasir (Bukit Pabeasan), dll. Lebih jauh penulis menyajikan keindahan cekungan Bandung lengkap mulai dari sejarah dan keragaman bumi Bandung yang indah.

Disajikan dengan bahasa yang sederhana mudah dimengerti dan dilengkapi dengan foto-foto dokumentasi, buku ini mengenalkan berbagai bukti sejarah bahwa dulunya tepian utara Laut Jawa menghampiri Parahiyangan, merasakan kenikmatan menghabiskan waktu di teras Sanghyang Poek yang dilalui alir Ci Tarum bersih (7 kilometer yang masih terjaga dan memiliki kondisi berbanding terbalik dengan sekitar 290 kilometer lainnya), mengenalkan bahwa ibu dan nenek dari gunung Tangkubanparahu adalah gunung Sunda dan gunung Jayagiri. Buku yang menarik untuk disimak. (Nia K.Suryanegara/PDR)