Progress Progam JKN-KIS di Provinsi Jawa Barat

Bandung (PRINFO), Pemerintah Republik Indonesia telah berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang menyeluruh bagi bangsa Indonesia yang telah dituangkan dalam Undang-Undang No 40  tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Amanat untuk melaksanakan UU tersebut, khususnya jaminan kesehatan telah diberikan kepada PT Askes (Persero) yang kemudian ditunjuk sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2014, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 24 tahun 2011.

Sebagai upaya untuk menunjang optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan pada saat ini, diperlukan pemahaman yang sama (kesepahaman) terhadap setiap kebijakan-kebijakan serta menyelesaikan permasalahan yang ada melalui koordinasi lintas sector/instansi. Koordinasi lintas sektor/instansidifasilitasi melalui wadah Forum Kemitraan yang beranggotakan perwakilan dari asosiasi/organisasi/lembaga terkait lainnya.

Tujuan dilaksanakannya Pelaksanaan Forum Kemitraan tingkat Provinsi BPJS Kesehatan Divisi Regional V Tahun 2016 pada Selasa, 18 Oktober 2016 bertempat di RM Sindang Reret Bandung ini adalah Sebagai wadah pertemuan dengan instansi terkait maupun perwakilan peserta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para peserta BPJS Kesehatan. Forum Kemitraan ini sangat penting untuk memberikan masukan dan advokasi mencakup hal-hal strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja BPJS Kesehatan. Selanjutnya tujuan dilaksanakannya forum Kemitraan adalah tercapainya komunikasi yang baik terkait pelaksanaan program BPJS Kesehatan, meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana kerjasama yang strategis, tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta tercapainya aksi dan sosialisasi program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan demi tercapainya Universal health coverage 2019.

Cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan per bulan September 2016 sejumlah 28.287.402 orang atau 67.24% dari total penduduk di Provinsi Jawa Barat, dan capaian rekrutmen peserta untuk Pekerja Penerima Upah (PPU) eks Jamsostek, BUMN, BU swasta lainnya sebanyak 4.407.593 orang untuk wilayah Jawa Barat, sedangkan terdapat 2.588 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 268 Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKRTL) di wilayah Provinsi Jawa Barat. Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran APBD adalah sebanyak 1.457.058 jiwa yang merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran yang didaftarkan oleh Kota/Kabupaten di Jawa Barat, dan yang sudah terintegrasi Jamkesda untuk program JKN-KIS ini sebanyak 21 Kab/Kota, dari 27 Kab/Kota di wilayah Jawa Barat, yang diharapkan 6 Kab/Kota lainnya dapat melakukan Intergrasi Jamkesda.

Adapun informasi lainnya mengenai JKN-KIS, mulai 1 September 2016, peserta JKN-KIS dalam kategori PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja) atau lebih dikenal dengan Peserta Mandiri, dapat melakukan pembayaran iuran dengan SATU VIRTUAL ACCOUNT untuk seluruh anggota keluarga. Dalam sistem ini iuran VA Keluarga adalah tagihan iuran yang bersifat kolektif untuk seluruh anggota keluarga, yang menggabungkan masing-masing tagihan peserta sebagaimana yang terdaftar pada kartu keluarga (KK) dan atau yang sudah didaftarkan sebagai anggota keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Divisi Regional V di Jalan dr Djundjunan No 144 Bandung,ataupun melalui Hotline Service di Nomor 0811 11944 44.