Toko Pandu Pengobatan Ala Tiongkok di Kota Bandung

3694.JPG

Toko Obat Pandu.*
BANDUNG (PRINFO).- Toko obat Pandu atau Ban An Hoo merupakan toko yang khusus menyediakan aneka ragam obat herbal ala Tiongkok. Kebanyakan bahan-bahan yang digunakan diimpor langsung dari Negeri Tirai Bambu itu.
 
Namun, untuk obat-obatan herbal yang dapat disubstitusi oleh bahan-bahan lokal, juga disediakan.
 
Dulunya, toko obat Pandu bersebelahan dengan toko obat Babah Kuya di Jalan Pasar Selatan, Pasar Baru, Kota Bandung. Termasuk toko obat legendaris yang berdiri sejak 1936. Toko obat Pandu didirikan oleh Yoe Phiao Siong, mengambil  kebijaksanaan pengobatan Tiongkok. Bahan-bahannya alaminya, termasuk ginseng.
 
Toko Pandu kemudian pindah dari kawasan Pasar Baru dan menempati toko di Jalan Tamim. Pada 2007 lalu pindah lagi ke Jalan Jenderal Soedirman No. 25, dekat Gang Kote, yang sekarang ditempati. Tokonya tidak jauh dari perempatan Jalan Otista-Soedirman dan buka bersebelahan dengan apotek miliknya juga, yaitu Apotek Panca.
 
 
Penerus Yoe Phiao Siong (alm.), dilanjutkan oleh Yudiarto sebagai generasi ke-2 tetap melestarikan apa yang telah dirintis di Ban An Hoo. Bagi Yudiarto, kesehatan adalah harta yang tak ternilai. Toko Pandu melayani para pelanggan setiap hari mulai pukul 8.00 hingga 20.00.
 
Di toko Pandu, obat-obatan diracik sendiri sesuai dengan resep dari bahan-bahan herbal yang ada. Juga tersedia obat yang sudah berbentuk kaplet atau kapsul untuk memudahkan para pembeli atau yang memang telah diracik khusus untuk penyakit-penyakit yang lebih gampang diketahui. 
 
Khusus untuk bahan ramuan langsung, semisal akar-akaran, biji-bijian, bahan-bahan yang ditumbuk halus, di Ban An Hoo dapat disesuaikan dengan takaran yang tertulis di dalam resep. Kertas resep bisa berasal dari sinshe atau tabib dan ahli akupunktur, baiknya juga sudah diperiksa ke dokter.
 
Terdapat sekira 1.000 jenis obat-obatan herbal di toko obat Pandu, untuk mengobati berbagai macam penyakit dan keluhan kesehatan. Selain membaca resep, menimbang, dan membungkus obat, para petugas di toko Pandu juga bisa ditanyai ikhwal obat Tiongkok atau konsultasi obat-obatan yang tepat untuk kebutuhan masyarakat. Nah, resep-resep yang dibawa ke toko obat Pandu, kebanyakan bertuliskan dan berbahasa Mandarin, loh. (E Saepuloh/Periset "PR")***