Hotel Kembar Pada Masa Hindia Belanda

3259.JPG

Foto: Nugraha/PDR

SELAIN dikenal dengan kulinernya, Kota Bandung juga dikenal dengan bangunan-bangunan cagar budayanya. Meski beberapa bangunan cagar budaya tersebut ada yang tidak terawat dan tidak berfungsi seperti awal dibangun, bahkan ada yang sudah dihancurkan, namun sebagiannya lagi masih tetap dilestarikan dan memiliki fungsi yang sama seperti semula. Beberapa di antaranya adalah kedua penginapan yang pada zaman Hindia Belanda dikenal sebagai hotel kembar. Berikut adalah Hotel Kembar yang terkenal di masanya:

1 Hotel Istana

HOTEL Istana yang terletak sebelum pojok selatan simpang Jalan Tamblong dan Jalan Lembong Bandung, dulunya merupakan sebuah rumah besar yang dibeli oleh keluarga Guus van Rhijn. Rumah besar yang mempunyai enam ruang besar di bangunan utama, lima ruang kecil di bagian belakang dan garasi.
 

2 Royal Palace

HOTEL Royal Palace berlokasi di Jalan Tamblong No. 21, tepat disebrangnya berdiri pula sebuah hotel bernama Hotel Istana. Dahulu Hotel Royal Palace dan Hotel Istana merupakan hotel kembar yang dimiliki oleh orang yang sama. Hotel Istana semula bernama Pension van Rhijn dan telah ada sejak tahun 1920. Untuk memperluas hotelnya, pada 1936 pengelola Pension van Rhijn membeli sebuah gedung bekas toko buku yang berada di seberangnya. Gedung tersebut kemudian menjelma menjadi sebuah hotel dan diberi nama Pension van Rhijn II.