Trilogi Perkembangan Sejarah Islam di Tanah Jawa

BUKU Trilogi Revolusi Islam di Tanah Jawa merupakan buku serial 3 buku yang mengupas tentang sejarah perkembangan Islam di Indonesia sejak abad 14 hingga 16.pelaku pengembangnya adalah dimulai dari perjuangan Sultan Fattah dari Kerajaan Islam Demak bersamaan dengan walisongo. Buku Trilogi Revolusi Islam di Tanah Jawa karya Rachmad Abdullah ini memaparkan bukti-bukti sejarah yang valid tentang penegakkan syariat Islam di masa Kerajaan Demak.

1 Wali Songo : Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482 M)

Wali Songo

(PRINFO), Wali Songo atau sembilan Waliyullah adalah para penyebar Islam terpenting di Tanah Jawa pada awal abad ke 15 dan ke 16. Mereka memiliki kelebihan daripada masyarkat mayoritas yang pada waktu itu masih menganut agama lama. Peranan mereka yang sangat besar dengan dakwah ilallah secara langsung maupun seruan dalam jihad fisabilillah hingga mendirikan Kerajaan Islam di Jawa dan juga pengaruhnya terhadap pembentukan Peradaban Islam di masyarakat membuat para Wali Songo ini lebih sering disebut daripada yang lain.

2 Sultan Fattah Sang Penakluk Tanah Jawa

Sultan Fatah

BERDIRINYA kerajaan Islam Demak merupakan titik balik peradaban kafir Mojopahit menuju peradaban Islam sekaligus sebagai tanda dimulainya zaman baru. Sebelum Islam datang dan menyebar ke tanah Jawa peradaban Jawa asli penganut kapitayan yang sejak awal abad Masehi telah digeser oleh agama Hindu dan Buddho yang memiliki kekuasaan politik dalam bentuk kerajaan-kerajaan.

3 Sejarah Kejayaan Kerajaan Islam Demak

Demak

KERAJAAN Islam Demak didirikan oleh Sultan Fatah dengan dukungan Wali Songo pada tahun 1482 M setelah runtuhnya kerajaan Syiwo-Budha Mojopahit di tangan Girindro Wardhono pada tahun 1478 M. Hukum yang diberlakukan di dalam wilayah kekuasaannya adalah hukum Islam. Berdasarkan kitab Salokantoro dan Angger Suryo Alam yang secara umum mendasarkan kepada hukum syariat Islam. Sultan Fattah telah membangun sebuah kekuatan imperium Islam pertama dan terbesar di tanah Jawa. Sebuah imperium Islam yang tidak ada tandingannya saat itu.