Playing God Catatan Kecil di Mesjid Murosalah

Pilihan untuk menjadi baik dan buruk itu semua tergantung diri kita sendiri. Memilih untuk melakukan apa yang kita inginkan adalah sesuatu yang sangat wajar dan harus. Jangankan permasalahan hidup yang kompleks, untuk memakai baju yang cocok saja kita harus memilih. Menurut Dr. Rully Hidup itu Rencana. Apa yang kita rencanakan untuk masa depan akan sangat tergantung pada apa yang akan kita lakukan hari ini.

Dr. Rully Roesli mengungkapkan bahwa untuk dapat menjadi manusia yang bermanfaat dan berguna untuk orang lain, maka setidaknya ia harus dapat memenuhi rumusan berikut: 1 + 2 = 3. Yang ke-1 adalah Iman dan Taqwa. Sebagai manusia kita harus memiliki hubungan transenden yang intens dan kuat dengan Sang Pencipta yang menguasai seluruh alam dan isinya. Sehebat apapun orang jika ia kehilangan pegangan dengan sang khalik maka hidupnya akan terasa hampa. Ia akan terus mencari-cari kebahagiaan yang tidak pernah ia temukan.

Rumusan yang ke-2 adalah ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita sebagai manusia harus memahami dan menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan memahami dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi maka kita secara pribadi akan maju. Sebagai individu kita tidak akan diremehkan. Karena kemajuan suatu bangsa itu berawal dari “knowledge and technologie”. Lihat dan contohlah negara-negara maju seperti: Amerika, Jepang, Jerman, Korsel dll. Mereka bisa menguasai dunia karena teknologi dan peradaban mereka lebih maju dari negara-negara berkembang.

Sedangkan hasil dari penggabungan 1+2 maka akan menghasilkan angka 3. Adapun hasilnya yaitu kita akan mendapatkan Kekayaan Sosial, Kekayaan Spiritual, Kekayaan Intelektual.

Dengan memahami langkah kita sendiri, maka kita telah melakukan “Playing God” untuk diri kita sendiri. Apa yang dimaksud dengan Playing God? Playing God adalah seolah-olah bertindak seperti Tuhan, yang dampaknya cukup besar. Dokter Rully mengambil istilah ini dari sebuah Idiom. Dalam bahasa Inggris artinya “to behave as if you have the right to make very important decisions that seriously affect other people lives”. Yang artinya Bertindak seolah mempunyai weweuntuk membuat keputusan penting yang secara signifikan akan mempengaruhi kehidupan orang lain.

Selama hidupnya Dr. Rully Roesli telah melewati berbagai pengalaman yang membuat ia bisa menjadi seperti sekarang. Karena ia menjadi dokter penyakit dalam, maka dalam proses perjalanannya ia seringkali dihadapakan pada sebuah putusan yang seolah-olah membuat ia bertindak seperti “Tuhan”.

Namun jika menilik kehidupannya ketika masih kecil ia juga pernah “marah” kepada Tuhan atas kondisi sakit yang menimpanya. Akan tetapi, jika ia melihat kondisi sekarang justru ia bersyukur. Iman dan Taqwa+Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (1+2)yang ia pegang, membawanya kepada kesuksesan yang belum tentu setiap orang dapatkan, yaitu Kekayaan Sosial, Kekayaan Spiritual dan Kekayaan Intelektual.(Agga/ Donny)***